
<p>10 Kesalahan yang akan merusak peluang Anda menjadi pengusaha sukses:</p>
<ol>
<li>Membiarkan ketakutan menahan Anda. Kami yakin isu nomor 1 yang  mempengaruhi keberhasilan bisnis baru adalah takut gagal, takut sukses,  takut kritikan, takut tidak dihargai dan takut memikirkan orang tidak  akan menyukai produk atau jasa Anda. Memahami ketakutan tersebut bisa  menghalangi Anda. Belajar untuk mengenalinya dan berhubungan dengannya.</li>
<li>Gagal mengembangkan hubungan yang sesungguhnya. Tidak ada yang  terjadi sampai terjalin hubungan. Tidak ada pertemuan, tidak ada peluang  penjualan, tidak ada bisnis. Luangkan waktu untuk membangun hubungan,  dan kemudian Anda siap menjual.</li>
<li>Gagal merespon dengan cepat. Semakin cepat Anda merespon, semakin  responsif Anda. Tidak membalas e-mail selama berhari-hari, pesan suara  yang diabaikan, dan proposal atau perjanjian sales yang ditunda  menunjukkan Anda tidak peduli dengan bisnis prospek. Lupakan nasehat  yang absurd dimana respon yang cepat membuat Anda nampak ingin atau  putus asa melakukan bisnis. Ini membuat Anda nampak responsif.</li>
<li>Menjadi pemaksa. Tidak seorangpun yang menyukai pemaksa. Jadi saat  pembeli Anda mengatakan “ya” – stop menjual. Dan jangan menjual, dimana  mendapatkan pembeli untuk membeli lebih banyak dibandingkan yang mereka  butuhkan. Ini baik untuk keuntungan jangka pendek dan buruk bagi  hubungan jangka panjang.</li>
<li>Berhenti saat ada penolakan. Tidak seorangpun yang mau menerima  penolakan, tapi terkadang kita melihatnya saat tidak nampak. Penolakan  adalah respon awal pada seseorang yang tidak dikenalnya, bukan sebuah  kesimpulan. Atau bisa saja berasal dari penjaga gerbang yang tugasnya  menolak.</li>
<li>Terjebak dalam kesempurnaan. Tidak ada yang namanya proposal yang  sempurna, surat dan response yang sempurna. Baik biasanya cukup baik  kecuali berkaitan dengan situasi hidup dan mati, yang kebanyakan dari  kita tidak demikian. Tambahan 20 persen yang Anda tempatkan pada produk,  jasa, respon tidak diakui maupun dihargai oleh penerima. Tapi fakta  dimana Anda terlalu lama merespon dikenali dan tidak dengan cara yang  baik.</li>
<li>Menggunakan keyakinan personal Anda. Tidak seorangpun yang peduli  dengan pendapat Anda saat Anda dalam situasi menjual. Pandangan politik,  sosial, dan olah raga hanya untuk diri Anda.</li>
<li>Kurang fokus. Saat Anda tidak fokus dengan karyawan, klien dan  prospek seolah Anda tidak berminat atau Anda terlalu berlebihan. Saat  Anda tidak fokus dengan organisasi Anda, ini seperti versi terbaru  kekacauan organisasi yang akan merusak moral staff yang berusaha  menghadapi perubahan prioritas dan inisiatif baru.</li>
<li>Tidak ada kehadiran eksekutif. Kehadiran eksekutif tidak semata-mata  melihat bagian tersebut. Ini mengenai mengelola citra Anda dengan penuh  pertimbangan dan tidak dibuat-buat. Suka atau tidak, lelah, banyak  beban, berantakan dan orang yang ceroboh adalah mereka yang tidak  menyadari kejadian yang sedang terjadi dan tidak membaca buku sejak  sekolah menengah atau kuliah adalah gambaran yang sangat berbeda  dibandingkan orang yang merawar dirinya dan secara intelektual ingin  tahu.</li>
<li>Tidak menunjukkan terimakasih. Sukses dalam bisnis tidak terjadi  begitu saja. Disepanjang perjalanan ada banyak orang yang berbagi  masukan, membantu Anda melalui saat yang berat, yang mungkin saja  memberikan Anda gambaran. Jangan melupakan mereka saat Anda sukses.   Selalu ada balasan dari rasa terima kasih.</li>
</ol>
<p>Perkonomian saat ini dalam kondisi sulit. Memulai usaha baru bisa  jadi melelahkan dan  memberikan kepuasan – secara personal dan  profesional. Tentu, Anda membutuhkan rencana bisnis, keuangan yang solid  dengan produk atau jasa yang bisa dijual dengan proposisi nilai yang  kuat. Tapi Anda membutuhkan lebih. Dan Anda harus mulai menghilangkan  perilaku sabotase yang akan menganggu transisi Anda dari seorang  eksekutif menjadi pengusaha.</p>
<p>Oleh: Tony Kubica. Pakar di bidang konsultan manajemen dan  peningkatakn kinerja bisnis, Tony Kubica dan Sara Laforest memiliki  pengalaman lebih dari 50 tahun dalam membantu pengusaha untuk  mengakselerasi pertumbuhan bisnis mereka.</p>
<p>Sumber: www.articlebase.com</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com<br> Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 