
<p><iframe src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/440472099&amp;color=d5265f&amp;auto_play=false&amp;show_artwork=false&amp;hide_related=true&amp;show_comments=false&amp;show_user=false&amp;show_reposts=false" width="100%" height="166" frameborder="no" scrolling="no"></iframe></p>
<h2><strong>Adzan Salah, Shalat Tetap Sah?</strong></h2>
<p><em>Orang mengumandang azan salah dalam urutan dan melupakan bait melompati bait berikutnya, apa hukum shalat saat itu?</em></p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p><em>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,</em></p>
<p>Ketika <a href="https://konsultasisyariah.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>adzan</strong></a> salah, hingga bernilai batal sebagai adzan, bagaimana dengan shalat wajib yang dikerjakan?</p>
<p>Diantara syarat sah shalat adalah masuknya waktu shalat. Sementara adzan bukan termasuk syarat sah shalat. <a href="https://konsultasisyariah.com/31425-hukum-menjawab-adzan.html" target="_blank" rel="noopener">Adzan</a> dikumandangkan sebagai pengumuman masuknya waktu shalat, dan bukan batas masuknya waktu shalat.</p>
<p>Misalnya,</p>
<p>Terbitnya fajar shadiq adalah tanda masuknya <a href="https://carasholat.com/" target="_blank" rel="noopener">waktu shalat subuh</a>. Ketika itu, disyariatkan melakukan adzan subuh sebagai pengumuman akan masuknya waktu subuh.</p>
<p>Karena itu, adzan bukan termasuk syarat sah shalat. Terlepas dari perbedaan pendapat ulama mengenai hukum adzan sebelum shalat wajib.</p>
<p>Ini sebagaimana hubungan antara jumatan dengan mandi jumat. Mandi jumat hukumnya wajib menurut sebagian ulama. Namun jumatan tetap sah, meskipun belum mandi wajib.</p>
<p>Ibnu Qudamah mengatakan,</p>
<p class="arab">وإن صلى مصلٍّ بغير أذان ولا إقامة فالصلاة صحيحة على القولين – أي القول بالوجوب والقول بالسنية – لما روى عن علقمة والأسود أنهما قالا: دخلنا على عبد الله فصلى بنا بلا أذان ولا إقامة. رواه الأثرم، ولا أعلم أحدًا خالف في ذلك إلا عطاء..</p>
<p>Jika ada orang yang shalat tanpa adzan dan iqamah, shalatnya sah, baik menurut pendapat yang mengatakan adzan itu wajib atau adzan itu sunah. Berdasarkan riwayat dari Alqamah dan al-Aswad, bahwa mereka pernah bercerita, ‘Kami pernah menemui Abdullah bin Mas’ud. Lalu beliau mengimami kami, tanpa adzan dan tanpa iqamah.’ Diriwayatkan al-Atsram. Dan saya tidak mengetahui adanya seorangpun ulama yang berbeda pendapatnya dalam masalah ini, selain Atha’. (al-Mughni, 1/250).</p>
<p>Kesimpulannya, boleh shalat wajib tanpa adzan…</p>
<p>Demikian, <em>Allahu a’lam</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)</strong></p>
<p>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener"><strong>Tanya Ustadz untuk Android</strong></a>.<br>
<a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener"><strong>Download Sekarang !!</strong></a></p>
<p><strong>KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting <a href="http://zahiraccounting.com/id/" target="_blank" rel="noopener">Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</a>.</strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>SPONSOR</strong> hubungi: 081 326 333 328</li>
<li>
<strong>DONASI</strong> hubungi: 087 882 888 727</li>
<li>
<strong>REKENING DONASI</strong> : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK</li>
</ul>
 