
<p><b>Agar Rindu Bertemu Allah</b></p>
<p>Allah adalah Dzat Yang Maha Indah. Pencipta segala keindahan. Dia memiliki nama al-Jamil (Yang Maha Indah), dan Dia mencintai keindahan. Dari Ibnu Mas’ud <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab">إِنَّ اللهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ</p>
<p><em>”Sesungguhnya Allah Maha indah dan mencintai keindahan.”</em> (HR. Muslim 91)</p>
<p>Agar para hamba selalu dekat dengan Allah, Allah jelaskan semua keindahan dan kesempurnaan diri-Nya, dalam bentuk nama-namanya yang indah dan sifat-sifatnya yang mulia. Semakin banyak seseorang mengenal nama dan sifat Allah, semakin besar pula kecintaannya untuk selalu bertemu Allah.</p>
<p>Karena itulah, shalat menjadi penyejuk pandangan mata Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam.</em></p>
<p class="arab">وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ</p>
<p>”Dijadikan penyejuk pandanganku dalam shalat.” (HR. Nasai 3940 dan dishahihkan al-Albani)</p>
<p><strong>Mengapa shalat?</strong></p>
<p>Karena ketika shalat bertemu dan bermunajat dengan Allah <em>ta’ala.</em></p>
<p class="arab">إن أحدكم إذا قام في الصلاة، فإنه يناجي ربه</p>
<p><em>”Ketika kalian sedang melakukan shalat, hakekatnya dia bermunajat dengan Tuhannya.”</em> (HR. Ahmad 4928 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)</p>
<p>Inilah keindahan sejati seorang muslim. Bermunajat dengan Allah ta’ala. Karena itulah, Allah balas mereka dengan keindahan mutlak, keindahan tiada bandingannya, keindahan ketika melihat wajah Dzat Yang Maha Indah.</p>
<p>Doa Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> karena kerinduannya untuk bertemu Allah,</p>
<p class="arab">اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ، وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ فِي غَيْرِ ضَرَّاءَ مُضِرَّةٍ، وَلَا فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ</p>
<p><em>Ya Allah, Aku mohon kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu (di Surga), rindu bertemu dengan-Mu tanpa penderitaan yang membahayakan dan fitnah yang menyesatkan.</em> (HR. Nasai 1305 dan dishahihkan al-Albani).</p>
 