
<p><strong>Tanya</strong>: Ada orang yang mengatakan bahwa iman adalah ucapan, perbuatan dan keyakinan namun amal badan hanyalah syarat sempurnanya iman. Dia juga mengatakan bahwa tidak ada kemurtadan kecuali dengan keyakinan. Apakah pendapat ini merupakan salah satu pendapat ahlus sunnah?</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Perkataan di atas bukanlah termasuk perkataan ahlus sunnah. Ahlus sunnah mengatakan bahwa iman adalah ucapan lisan, ucapan hati, amal badan dan amal hati. Di antara ucapan ahlus sunnah adalah iman adalah ucapan dan perbuatan. Demikian pula termasuk ucapan ahlus sunnah, iman adalah ucapan, perbuatan dan niat. Jadi ada empat elemen iman yaitu 1) ucapan lisan 2) ucapan hati yaitu percaya dan mengakui 3) amal hati yaitu niat dan ketulusan 4) amal dengan anggota badan.<br>
Berarti amal badan merupakan satu dari empat elemen iman. Karenanya, tidak boleh mengatakan amal badan adalah syarat sempurnanya iman atau konsekuensi iman. Ucapan ini adalah ucapan murjiah. Kami tidak mengetahui perkataan ahlus sunnah yang mengatakan bahwa amal adalah syarat sempurnanya iman.</p>
<p>Demikian pula ucapan, ‘<em>tidak ada kemurtadan kecuali karena keyakinan</em>’. Ini adalah ucapan <em>murjiah</em>. Di antara ucapan murjiah adalah perbuatan dan perkataan adalah sekedar tanda yang menunjukkan keyakinan yang ada di dalam hati. Ucapan ini jelas tidak benar. Bahkan ada ucapan yang membatalkan iman dan ada perbuatan yang membatalkan iman sebagaimana firman Allah,<br>
قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ * لا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ<br>
<em>Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa </em>(QS at Taubah 65-66).</p>
<p>Kemurtadan yang ada dalam ayat ini adalah karena ucapan.</p>
 