
<p><iframe loading="lazy" src="http://www.youtube.com/embed/kjLbC0c2TqY?rel=0" frameborder="0" width="480" height="270"></iframe></p>
<h2>Video Bacaan Amin yang Benar Dalam Sholat</h2>
<p><!--more--><br>
<strong>1.</strong> Setelah <a title="membaca al-fatihah" href="http://carasholat.com/tuntunan-bacaan-sholat-membaca-surat-al-fatihah-setiap-rakaat-dalam-sholat/" target="_blank"><strong>membaca Al-Fatihah</strong></a> ketika shalat imam, makmum, maupun orang yang shalat sendirian disyariatkan membaca “<a title="amiin" href="http://www.konsultasisyariah.com/lafal-amin-yang-benar/" target="_blank"><strong>Amiin</strong></a>”. Karena bacaan <em>“Amiin”</em> merupakan sebab terkabulnya do’a yang terkandung dalam surat Al Fatihah. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p><em>“Ucapkan amiin, niscaya Allah akan mengabulkan permohonanmu.”</em> (HR. Muslim)</p>
<p><strong>2.</strong> Kata <em>“aamii..n”</em> artinya kabulkanlah. Kesalahan dalam membacanya bisa menyebabkan kesalahan arti.</p>
<p><strong>3.</strong> Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> membaca <em>“Amiin”</em> dengan suara keras dan dipanjangkan</p>
<p><strong>4.</strong> Cara membaca <em>“Amiin”</em>:</p>
<ul>
<li>
<strong><em>Aa..</em></strong> : dibaca sepanjang dua harakat, sebagaimana membaca mad badal</li>
<li>
<strong><em>Mii..n</em></strong> : dibaca panjang sekitar 6 harakat, sebagaimana membaca <em>mad ‘aridl lis sukun</em>.</li>
</ul>
<p><strong>5.</strong> Makmum membaca <em>“Amiin”</em> bersamaan dengan imamnya. Tidak boleh mendahului dan tidak boleh terlambat.</p>
<p><strong>6.</strong> Hendaknya imam dan makmum bersemangat dalam membaca “amiin”, karena ini merupakan syiar islam. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p><em>“Tidak ada suatu hal yang sangat dibenci oleh kaum yahudi terhadap kalian selain ucapan salam dan “amiin” yang kalian baca di belakang imam.”</em> (HR. Bukhari dalam adabul Mufrad dan disahihkan Al Albani)</p>
<h3>Kesalahan Terkait Bacaan <em>“Amiin”</em>
</h3>
<p><strong>1.</strong> Tidak membaca <em>“<a title="amiin" href="Bacaan%20Amin%20dalam%20Sholat%20-%20Video%20Tutorial%20Tata%20Cara%20Sholat" target="_blank">Amiin</a>”</em> setelah membaca Al Fatihah ketika shalat. Biasanya kesalahan ini dilakukan oleh orang yang menjadi imam atau yang shalat sendirian.</p>
<p><strong>2.</strong> Tidak semangat dalam membaca <em>“amiin”</em>. Misalnya membaca dengan suara lembek, tidak dipanjangkan, atau dengan suara pelan.</p>
<p><strong>3.</strong> Salah dalam membaca “Amiin”. Kesalahan ini ada beberapa bentuk:</p>
<ul>
<li>Huruf mim-nya ditasydid, sehingga dibaca “Aaammmii..n”. kata: “Aaammmii..n” artinya orang-orang yang bermaksud (bertujuan).</li>
<li>Huruf mim dibaca pendek.</li>
</ul>
<p><strong>Artikel <a title="video tutorial praktek cara sholat yang benar" href="http://carasholat.com/" target="_blank">www.CaraSholat.com</a></strong></p>
<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content --> 