
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p><em>Assalamu ‘alaikum,</em> Ustadz. Saya ingin bertanya; bagaimana bacaan ketika sujud sahwi yang benar, dan apa dalilnya? <em>Syukran</em>, Ustadz.</p>
<p><em>Abu Fadhl (jank.**@***.com)</em><br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.</em></p>
<p>Terdapat riwayat yang tersebar di masyarakat tentang bacaan sujud sahwi, dengan lafal, “<em>Subhana man la yanamu wa la yashu</em> (Mahasuci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa).”</p>
<p>Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa bacaan ini <strong>tidak ada dalilnya</strong>, baik dari Alquran, hadis Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, maupun perbuatan para sahabat. Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan, “Doa ini tidak ditemukan di kitab hadis mana pun.” (Lihat <em>Talkhis Al-Khabir</em>, 2:88)</p>
<p>Tidak ada doa khusus ketika sujud sahwi, sehingga bacaannya adalah sebagaimana bacaan sujud ketika shalat, misalnya: <em>Subhana Rabbiyal A’la</em>.</p>
<p>Ibnu Qudamah <em>rahimahullah</em> berkata, “Dan hendaklah dia membaca di dalam sujud (sahwi)-nya bacaan yang diucapkan di dalam sujud ketika shalat, karena sujud sahwi tersebut merupakan sujud yang disyariatkan serupa dengan sujud di dalam shalat.” (<em>Al-Mughni</em>, 2:432–433)</p>
<p>Abu Muhammad bin Hazm (Ibnu Hazm) <em>rahimahullah</em> berkata, “Orang yang bersujud sahwi harus membaca, di dalam kedua sujudnya, “‘<em>Subhana Rabbiyal A’la</em>,’ berdasarkan sabda Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> (yang artinya), ‘Jadikanlah ia (bacaan itu) di dalam sujudmu.’” (<em>Al-Muhalla</em>, 4:170)</p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).</strong><br>
<strong>Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com/" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 