
<p>Apakah Anda memiliki bakat membuat kerajinan yang indah, inovatif dan  menarik? Anda bisa membuat minat Anda terhadap kerajinan menjadi  sesuatu yang menghasilkan income. Anda bisa mendapatkan sesuatu dari  kegiatan yang Anda sukai.</p>
<p>Industri kerajinan menunjukkan permintaan yang meningkat di beberapa  tahun belakangan ini. Semakin banyak orang yang  mencari kerajinan  tangan orisinal yang memiliki fungsi dan menarik, tapi dengan harga yang  terjangkau dan memiliki nilai seni seperti lukisan. Wilayah dengan  potensi wisata juga melihat adanya permintaan yang tinggi terhadap  kerajinan tangan karena wisatawan membeli item budaya yang unik sebagai  oleh-oleh keluarga dan temannya, serta untuk digunakan sendiri.</p>
<p>Mungkin Anda memiliki ketrampilan untuk membuat kerajinan tangan yang  bagus, tapi memulai bisnis kerajinan yang sukses membutuhkan keahlian  yang berbeda.</p>
<p><strong>Pertimbangan saat memulai </strong></p>
<p>Jika Anda berencana mengubah kecintaan Anda terhadap kerajinan tangan  menjadi sebuah bisnis, ada sejumlah faktor yang harus Anda  pertimbangkan:</p>
<p>Putuskan mengapa Anda ingin memulai bisnis ini. Sasaran Anda adalah  mengubah hobi menjadi bisnis bisa memberikan level kesuksesan yang  dihasilkan. Jika Anda ingin bisnis kerajinan ini menghasilkan atau  sebagai income keluarga, maka Anda harus melakukannya dengan serius dan  memperlakukannya sebagai bisnis.</p>
<p>Verifikasi permintaan produk Anda. Anda harus tahu pasti bahwa orang  menginginkan dan akan membeli produk Anda. Ada produk yang hanya  diperuntukkkan untuk pasar yang sangat kecil dan tidak bisa memberikan  keuntungan pada operasional bisnis.</p>
<p>Salah satu cara untuk menemukan produk Anda memenuhi keinginan  konsumen adalah dengan mengecek eBay. Lakukan riset di eBay tentang  produk Anda (misal. Seni manik ) dan lihat penawaran yang didaftar dalam  “<em>ending today.</em>” Jika kebanyakan lelang yang berakhir hari itu  tidak ada penawaran, maka menunjukkan kurangnya minat terhadap produk  tersebut. Juga lakukan pencarian di Google untuk mengetahui berapa  banyak situs komersial yang menjual produk seperti Anda. Pendekatan ini  bisa membantu Anda mengetahui pesaing Anda, menemukan apa yang mereka  tawarkan, dan menentukan ceruk yang memungkinkan bagi Anda serta titik  penjualannya.</p>
<p>Memahami dasar-dasar bisnis. Membuat kerajinan tangan adalah: tahu  bagaimana merubah profit dari yang lainnya. Memahami semua persyaratan  dan memiliki dana cadangan untuk memenuhi pengeluaran sebelum Anda bisa  menghasilkan penjualan dan mendapatkan profit.</p>
<p>Kerjakan pekerjaan rumah. Jika Anda tidak memunyai latar belakang  bisnis, inilah saatnya untuk mulai belajar dasar-dasar mengelola dan  menjalankan usaha kecil. Anda tidak hanya menghasilkan produk, tapi Anda  juga menangani pemasaran, penjualan, pembukuan, pembelian dan banyak  hal lainnya. Jika Anda akan menyewa orang untuk memproduksi produk Anda,  Anda harus belajar mengelola personel.  Beli atau pinjam buku bagaimana  menjalankan usaha kecil di perpustakaan setempat. Jika Anda merasa  lemah dalam hal pembukuan, Anda mungkin bisa mengikuti pelatihan  singkat.</p>
<p>Mencari tahu peraturan lokal. Sebagai pemilik usaha, Anda harus  memahami peraturan lokal, termasuk perijinan yang Anda butuhkan untuk  menjalankan bisnis. Sekalipun jika Anda menjualnya di pasar kecil, Anda  akan diminta mengajukan ijin dan dikenakan pajak penjualan.</p>
<p>Memisahkan bisnis dari akun personal Anda. Saat ini tidak begitu  penting dalam tahap awal, dengan memisahkan akun bisnis dari akun  personal akan mempermudah hidup Anda, terlebih saat membayar pajak. Anda  harus membuktikan bahwa bisnis kerajinan Anda bukanlah hobi – dan ini  adalah sebuah bisnis – sebelum Anda bisa mengurangi pengeluaran bisnis  dari pendapatan Anda. Memisahkan akun bank dengan nama bisnis Anda  adalah langkah pertama.</p>
<p>Tahu dimana Anda  akan bekerja. Temukan tempat dimana Anda bisa  bekerja, dengan mempertimbangkan efisiensi dan kemungkinan perluasan  bisnis Anda. Apakah Anda bekerja di ruang yang terpisah atau menyewa  workshop, studio Anda haruslah memenuhi kebutuhan Anda dalam hal ukuran,  layanan, keamanan dan keselamatan. Mungkin Anda ingin bekerja dari  rumah saat memulai usaha dengan pertimbangan overhead yang lebih rendah  dan mulai dengan modal yang kecil. Pastikan tempat kerja Anda memiliki  sistem elektrik dan ventilasi, terlebih jika Anda menggunakan bahan  kimia.</p>
<p><strong>Menjual produk Anda</strong></p>
<p>Barang kerajinan bisa dijual di berbagai outlet. Berikut di  antaranya:</p>
<ul>
<li>Toko Ritel. Cara paling populer menjual produk kerajinan adalah  melalui toko khusus kerajinan atau toko gift. Anda juga bisa mencoba  menjualnya di department store. Dekati pemilik atau merchandiser terkait  dengan produk Anda. Anda bisa memulainya dengan toko butik yang kecil,  menawarkan diskon untuk pembelian grosir. Cari tahu permintaan toko-  beberapa mensyaratkan kode produk keamanan sementara yang lainnya  mengikat Anda dengan kontrak pembelian.</li>
<li>Konsinyasi. Toko dengan konsinyasi adalah tempat yang baik untuk  menjual produk Anda. Mereka akan membayar Anda setelah produk Anda  terjual, dengan mengambil keuntungan 20 persen sampai paling banyak 60  persen dari nilai penjualan. Baca dengan seksama persetujuan konsinyasi.  Beberapa diantaranya mengikat kontrak 1 tahun dan gratis satu bulan,  sebagai tambahan komisi yang mereka dapatkan dari menjual produk Anda.</li>
<li>Pasar kerajinan dan bazar.  Pameran kerajinan, pasar kaget dan  pameran lokal adalah cara bagus untuk menjual produk Anda. Pengunjung  yang datang di pameran atau pasar ini mencari barang unik yang tidak  bisa ditemukan di department store. Datangi asosiasi pengrajin  profesional dan pusat informasi bisnis untuk mendapatkan jadwal pameran.  Jika  ada pameran reguler di tempat Anda, hubungi orang yang  menanganinya. Anda bisa membuat booth kecil, dimana biayanya lebih  murah. Tergantung pada dimana diadakan pameran, didalam atau luar  gedung, set-up sangat sederhana hanya dengan meletakkan beberapa meja  untuk memajang produk dan canopy untuk melindungi produk Anda. Pasar  kerajinan bisa menawarkan Anda peluang untuk mengetahui pembeli dan apa  yang mereka cari, serta mengetahui pesaing Anda.</li>
<li>Internet. Internet telah menjadi jalur distribusi produk yang  penting. Anda bisa menciptakan situs komersial sendiri, bergabung dengan  mal kerajinan virtual, atau menjual produk melalui lelang online.  Evaluasi biaya utilisasi masing-masing jalur, dan mana yang bisa membuat  pelanggan tahu bisnis Anda. Pelajari berbagai alat marketing yang biasa  di web. Pelajari bagaimana cara mengambil gambar yang bagus: penjualan  Anda tergantung padanya. Perhatikan, bahwa pemasaran online membutuhkan  waktu, kesabaran, keteguhan dan pengetahuan prinsip-prinsip pemasaran.</li>
</ul>
<p><strong>Memasarkan produk Anda </strong></p>
<p>Bentuk pemasaran bisnis kerajinan yang paling efektif adalah reputasi  Anda atas mutu yang tinggi. Dengan membuat produk kerajinan yang  bermutu secara konsisten, yang menarik dan inovatif, reputasi Anda bisa  dijadikan sebagai iklan dari mulut ke mulut. Iklan dari mulut ke mulut,  terlebih jika opini diberikan oleh orang berpengaruh (msl. Kolumnis  koran), merupakan alat yang ampuh yang bisa membangun bisnis Anda.</p>
<p>Ide-ide marketing yang bisa digunakan dalam bisnis kerajinan,  termasuk:</p>
<ul>
<li> Kartu bisnis dan pamflet yang mengilustrasikan dan menjabarkan  produk Anda.  Pilih produk terbaik Anda untuk ditunjukkan dan pastikan  membuat foto yang bagus.</li>
<li> Cerita menarik terkait dengan bisnis kerajinan Anda. Bisa saja cara  yang unik dimana Anda menghasilkan kerajinan, bahan-bahan asli yang  Anda gunakan, atau bagaimana Anda memulai apa yang Anda sukai. Anda bisa  meletakkan cerita Anda di website, memasang ide cerita di editor surat  kabar, termasuk dalam brosur Anda.</li>
<li> Portfolio produk Anda. Membuat portfolio produk terbaik Anda dengan  menggunakan foto bermutu. Membuat binder yang dipenuhi oleh produk  terbaik bisa saja mahal, tapi penting untuk mewakili galeri, butik, dan  retailer lainnya, desainer interior, bahkan arsitek.</li>
<li> Direct mail. Pastikan Anda memiliki daftar mailing list. Gunakan  cetakan kartupos, dibandingkan flyer atau brosur untuk memotong biaya.</li>
<li> Iklan online. Ada banyak bentuk iklan di Web yang bisa Anda coba:  membeli iklan banner, Google ad word untuk kata kunci Anda, atau  mendonasikan produk Anda untuk kontes website.</li>
</ul>
<p>Memasarkan bisnis Anda membutuhkan waktu yang signifikan. Pastikan  Anda mengembangkan rencana bagaimana Anda bisa melakukannya dengan  efektif.</p>
<p>Oleh: Jenny Fulbright<br> Sumber: www.powerhomebiz.com</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com<br>Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 