
<p><iframe loading="lazy" width="100%" height="166" scrolling="no" frameborder="no" allow="autoplay" src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/1266744943&amp;color=2f4468&amp;hide_related=true&amp;show_artwork=false&amp;show_comments=false&amp;show_teaser=false&amp;show_user=false"></iframe></p>
<p><strong>Pelajaran Mengerikan bagi para pencela Sahabat Nabi -shallallahu alaihi wasallam-</strong></p>
<p>Izzuddin Yusuf Al-Mushili mengisahkan:</p>
<p>Dulu kami punya teman, namanya: Asy-Syams Ibnul Hasyisyi, dia biasa MENCELA Sahabat Abu Bakar dan Umar –<em>radliallahu anhuma</em>– dan ia berlebihan dalam hal itu…</p>
<p>Maka kukatakan kepadanya: “Ya Syams, sungguh buruk bila kamu mencela mereka, apalagi kamu sudah tua! Apa urusanmu dengan mereka, mereka sudah tiada sejak 700 tahun, dan Allah berfirman (yang artinya): ‘Itulah umat yang telah lalu’!”.</p>
<p>Tapi jawaban dia: “Demi Allah, demi Allah.. Abu Bakar, Umar, dan Utsman benar-benar di Neraka”.</p>
<p>Dia mengatakan itu di depan khalayak ramai, sehingga berdiri bulu kudukku, maka kuangkat tanganku ke langit, dan kukatakan: “Ya Allah, Dzat penakluk seluruh hamba-Nya, wahai Dzat yang tiada sesuatupun yang samar bagi-Nya, aku memohon kepada-Mu… bila ‘ANJING’ ini berada di atas kebenaran, maka turunkanlah kepadaku tanda kekuasaan-Mu. Sebaliknya, apabila dia zholim (dlm tindakannya), maka turunkanlah kepadanya SEKARANG JUGA sesuatu yang bisa menjadikan mereka tahu, bahwa dia dalam kebatilan”.</p>
<p>Maka, dua matanya membengkak hingga hampir saja keluar, badannya menghitam hingga seperti aspal dan membengkak, dan keluar dari tenggorokannya sesuatu yang dapat mematikan burung.</p>
<p>Lalu dia dibawa ke rumahnya, tapi tidak sampai 3 hari dia mati, dan tidak ada seorangpun yang bisa memandikannya, karena perubahan yang terjadi pada badan dan kedua matanya. Lalu dia dikuburkan -semoga Allah tidak merahmatinya-… Kisah ini benar adanya, dan terjadi pada tahun 710 H)).</p>
<p>[Kitab Dzail Tarikhil Islam, Karya Imam As-Sakhowi Asy-Syafi’i (w 902 H), hal: 117]</p>
<p><strong>Diterjemahkan oleh ustadz Abu Abdillah Addariny, MA</strong></p>
<p><strong>Artikel www.KisahMuslim.com</strong></p>
 