
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/rmHWirXeJRg" width="640" height="360" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p> <br>
Pernah dengar istilah <em>bid’ah</em>?</p>
<p>Bid’ah secara etimologi (bahasa) berarti suatu yang baru, yang tidak ada contoh sebelumnya. Namun kalau maksud bid’ah secara terminologi (istilah) adalah setiap i’tiqad, perkataan, perbuatan dalam rangka beribadah pada Allah <em>Ta’ala</em> yang tidak ada dalil yang mendukung pensyari’atannya atau bentuknya karena meninggalkan sesuatu karena Allah.</p>
<p>Ternyata bid’ah itu bukan sekedar amalan yang tidak ada tuntunan saja. Bid’ah itu bertingkat-tingkat, ada bid’ah yang paling parah.</p>
<p>Bid’ah dibagi menjadi tiga:</p>
<ul>
<li>Bid’ah i’tiqadiyyah</li>
<li>Bid’ah ‘amaliyyah</li>
<li>Bid’ah at-tark</li>
</ul>
<p><em>Bid’ah i’tiqadiyyah</em> adalah bid’ah yang menyelisihi firman Allah dan sabda Rasul <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dalam hal keyakinan atau akidah.</p>
<p>Contoh: bid’ah tamtsil (menyatakan Allah semisal makhluk), bid’ah ta’thil (menolak nama dan sifat Allah), bid’ah qadariyyah (menolak takdir Allah), bid’ah jabariyyah (meyakini semua berjalan dengan takdir Allah, tak ada usaha manusia).</p>
<p> </p>
<p><em>Bid’ah amaliyyah</em> adalah menyembah Allah tanpa memakai tuntunan dari Allah dan Rasul-Nya. Bentuknya bisa jadi membuat amalan baru, menambahkan atau melakukan pengurangan dalam ibadah yang disyari’atkan.</p>
<p>Contoh: mendirikan bangunan di atas kubur, berdo’a di sisi kubur, membangun masjid di atas kubur atau di area pekuburan, menjadikan perayaan (haul) di sisi kubur, atau membuat perayaan-perayaan baru yang tidak disyari’atkan.</p>
<p> </p>
<p><em>Bid’ah at-tark</em> adalah meninggalkan suatu yang mubah dalam rangka ibadah padahal dalam ajaran Islam tidak menganggap meninggalkannya sebagai ibadah.</p>
<p>Contoh: meninggalkan makan daging dalam rangka ibadah, enggan menikah dan mengharap sebagai pahala (seperti yang dilakukan biarawati, pen.). Seperti ini termasuk bid’ah yang diharamkan.</p>
<p> </p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> berfirman,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُمْ مِنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَنْ بِهِ اللَّهُ</p>
<p>“<em>Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah?</em>” (QS. Asy-Syura: 21)</p>
<p>Jabir bin ‘Abdillah <em>radhiyallahu ‘anhu</em> berkata, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ</p>
<p>“<em>Amma ba’du: Sebaik-baiknya perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuknya Nabi Muhammad. Sejelek-jelek perkara adalah perkara yang baru dan setiap perkara bid’ah adalah sesat.</em>” (HR. Muslim, no. 867)</p>
<p>Bid’ah pertama di atas tentu lebih parah daripada bid’ah lainnya karena berkaitan dengan masalah i’tiqad atau keyakinan.</p>
<p>Semoga Allah menjauhkan kita dari setiap bid’ah yang menyesatkan.</p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #ff0000;">Referensi:</span></h4>
<p><em>Al-Mukhtashor fi Al-‘Aqidah</em>. Cetakan kedua, tahun 1433 H. Prof. Dr. Khalid bin ‘Ali Al-Musyaiqih. Penerbit Maktabah Ar-Rusyd.</p>
<p>—</p>
<p><a href="https://darushsholihin.com/">@ DS, Panggang, Gunungkidul</a>, 13 Rabi’ul Awwal 1438 H</p>
<p>Oleh: <a href="http://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Biar membuka Rumaysho.Com mudah, downloadlah aplikasi Rumaysho.Com lewat Play Store <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=sms.com.rumaysho"><strong>di sini</strong></a>.</p>
<p>Follow Us : Facebook <a href="https://www.facebook.com/muhammad.tuasikal" target="_blank">Muhammad Abduh Tuasikal</a> <strong>|</strong> Fans Page <a href="https://www.facebook.com/rumaysho/" target="_blank">Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat</a> | Twitter <a href="https://twitter.com/RumayshoCom" target="_blank">@RumayshoCom</a> <strong>|</strong> Instagram <a href="https://www.instagram.com/rumayshocom/" target="_blank">@RumayshoCom</a> <strong>|</strong> Channel Telegram <a href="https://telegram.me/rumayshocom" target="_blank">@RumayshoCom</a> | Channel Telegram <a href="https://telegram.me/tanyarumayshocom" target="_blank">@TanyaRumayshoCom</a></p>
 