
<p><strong>Soal:</strong></p>
<p>Apakah wajib menggerakkan lisan saat mengucapkan bacaan Al-Qur’an ketika shalat, ataukah cukup mengucapkannya di dalam hati?</p>
<p><strong><span class="text_exposed_show">Jawab: </span></strong></p>
<p><span class="text_exposed_show">Mengucapkan bacaan Al-Qur’an harus dengan menggerakkan lisan. Jika seseorang mengucapkannya dalam hati ketika shalat, maka hal itu tidak sah. </span></p>
<p><span class="text_exposed_show">Demikian pula seluruh bacaan shalat, tidak sah jika diucapkan dalam hati. Dia harus menggerakkan lisannya &amp; kedua bibirnya, karena “bacaan” adalah PERKATAAN. Dan perkataan tidak mungkin terwujud kecuali dengan menggerakkan lisan serta kedua bibir.</span></p>
<p>***</p>
<p><span class="text_exposed_show">Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin dalam “<em>Majmu’ Fatawa</em>” 13/156.</span></p>
<p>Penerjemah: Ustadzah Arfah Ummu Faynan</p>
<p>Artikel Muslimah.or.id</p>
<p> </p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 