
<h2>Hukum Mencukur Alis</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Adakah dibenarkan umat Islam mencukur/mencabut bulu kening?</p>
<h3>
<em>Rohaini (rohaini**@***.com)</em><br>
<!--more--><br>
<strong>Hukum Mencukur Alis</strong>
</h3>
<p><em>Bismillah</em>.</p>
<p>Kita <strong>dilarang</strong> untuk mencabut bulu alis atau bulu kening. Dasarnya adalah hadis dari Abdullah bin Mas’ud, bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<strong><em>Allah melaknat al-mutanammishat, al-mustausyimat, dan al-mutafallijat</em></strong>.” (H.R. Bukhari, Abu Daud, dan An-Nasa’i)</p>
<p><strong>Keterangan:</strong></p>
<ul>
<li>
<em>Al-Mutanammishat</em>: Wanita yang minta agar alisnya dicabut. Orang yang mencabut (tukang salon) disebut “<em>namishah</em>“.</li>
<li>
<em>Al-Mustausyimat</em>: Wanita yang minta agar ditato.</li>
<li>
<em>Al-Mutafallijat</em>: Wanita yang mengikir giginya agar kelihatan cantik.</li>
</ul>
<p>Dengan demikian, berdasarkan hadis di atas, mencukur alis hukumnya terlarang</p>
<p><em>Allahu a’lam.</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).</strong><br>
<strong>Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com/" target="_blank" rel="nofollow">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 