
<h3 style="text-align: center;">Fatwa Syaikh Abdul Aziz Bin Baz</h3>
<p><strong>Soal:</strong></p>
<p>Apakah orang yang berpuasa Ramadhan boleh ber-<em>istinsyaq</em> (memasukkan air ke hidung) dan (jika boleh) bagaimana cara ber-<em>istinsyaq</em> ketika itu? Ataukah <em>istinsyaq</em> itu membatalkan wudhu?</p>
<p><strong>Jawab</strong>:</p>
<p><em>Istinsyaq</em> dan berkumur-kumur di bulan Ramadhan ataupun di luar bulan Ramadhan adalah hal yang diwajibkan (dalam wudhu dan mandi wajib). Maka wajib bagi seorang muslim untuk ber-<em>istinsyaq</em> dan berkumur-kumur di bulan Ramadhan ataupun di luar bulan Ramadhan, baik dalam wudhu maupun dalam mandi wajib. Karena keduanya wajib menurut pendapat yang kuat. Namun khusus di bulan Ramadhan, tidak dilakukan sampai terlalu dalam. Jadi caranya yaitu berkumur-kumur tidak sampai terlalu dalam supaya tidak ada air yang masuk ke kerongkongan. Demikian juga dalam ber-istinsyaq. Sebagaimana dalam hadits shahih:</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">وبالغ في الاستنشاق إلا أن تكون صائماً</p>
<p>“<em>Bersungguh-sungguhlah kamu dalam ber-istinsyaaq, kecuali jika kamu sedang berpuasa</em>”</p>
<p>Jika sedang berpuasa beliau beristinsyaq tidak terlalu dalam sebanyak 2x atau 3x, namun yang afdhal 3x. Demikian juga dalam berkumur-kumur. Namun perlu diingat, tidak sampai terlalu dalam supaya tidak ada air yang masuk ke kerongkongan.</p>
<p>Sumber: <span style="text-decoration: underline;"><a href="http://www.binbaz.org.sa/mat/13441">http://www.binbaz.org.sa/mat/13441</a></span></p>
<p>***<br>
Muslimah.Or.Id<br>
Penerjemah: Yulian Purnama</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 