
<p>Bagaimana cara mengucapkan amin (aamiin) setelah membaca Al-Fatihah?</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Bulughul Maram karya Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Kitab Shalat</strong></span></p>
<p align="center"><strong><span dir="RTL" lang="AR-SA" style="font-size: 18pt;">بَابُ صِفَةِ الصَّلاَةِ</span></strong></p>
<p style="text-align: center;" align="center"><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/tag/buluhul-maram-cara-shalat" target="_blank" rel="noopener"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Bab Sifat Shalat</strong></span></a></span></p>

<p> </p>
<h2>Mengeraskan Bacaan AMIN</h2>
<h3>Hadits #283</h3>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">وَعَنْهُ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم إذَا فَرَغَ مِنْ قِرَاءَةِ أُمِّ الْقُرْآن رَفَعَ صَوْتَه وَقَالَ: «آمِين». رَوَاهُ الدَّارَقُطْنِيُّ وَحَسَّنَهُ،وَالحَاكِمُ وَصَحَّحَهُ.</p>
<p>Dari Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, ia berkata, “Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bila selesai membaca Al-Fatihah, beliau mengangkat suaranya dan membaca AAMIIN.” (HR. Ad-Daruquthni, hadits ini hasan menurutnya dan disahihkan oleh Al-Hakim). [HR. Ad-Daruquthni, 1:335; Al-Hakim, 1:223. Ad-Daruquthni mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. <strong>Secara sanad, hadits ini hadits ini <em>dhaif</em>, tetapi memiliki <em>syawahid</em> atau penguat dengan hadits sesudahnya</strong>].</p>
<p> </p>
<h3>Hadits #284</h3>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">وَلأبِي دَاوُدَ وَالتِّرْمِذِي مِنْ حَدِيثِ وَائِل بْنِ حُجْرٍ نَحْوُهُ.</p>
<p>Menurut riwayat Abu Daud dan At-Tirmidzi dari hadits Wa’il bin Hujr terdapat hadits yang serupa dengannya. [HR. Abu Daud, no. 932 dan Tirmidzi, no. 248. At-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini <strong><em>hasan</em></strong>. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini <strong><em>sahih</em></strong>. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini <strong><em>jayyid</em></strong>].</p>
<p> </p>
<h3>Faedah hadits</h3>
<ol>
<li>Amin atau AAMIIN adalah isim fi’il amer yang bermakna: <strong><em>Ya Allah, kabulkanlah</em></strong>.</li>
<li>Ini adalah perintah untuk mengucapkan amin di akhir membaca surah Al-Fatihah karena mengaminkan doa yang ada di dalamnya.</li>
<li>Ada dua cara baca untuk madd-nya, bisa dengan AAMIIN, atau AMIIN.</li>
<li>Hadits ini jadi dalil tentang disyariatkannya membaca amin bagi imam setelah membaca surah Al-Fatihah, disunnahkan <strong>mengeraskan</strong> suara saat itu. Inilah pendapat jumhur ulama dari kalangan Syafiiyah, Hambali, dan selainnya.</li>
<li>Makmum dan orang yang shalat sendirian (<em>munfarid</em>) dianjurkan pula membaca amin.</li>
</ol>
<p>Dari Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, ia berkata bahwa Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">إِذَا قَالَ الْإِمَامُ  غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ فَقُولُوا آمِينَ فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَقُولُ آمِينَ وَإِنَّ الْإِمَامَ يَقُولُ آمِينَ فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ</p>
<p>“<em>Jika imam membaca ‘</em>ghoiril maghdhubi ‘alaihim wa laaddhoolliin<em>’, maka ucapkanlah ‘</em>aamiin<em>’ karena malaikat akan mengucapkan pula ‘</em>aamiin<em>’ tatkala imam mengucapkan </em>aamiin<em>. Siapa saja yang ucapan </em>aamiin<em>-nya berbarengan dengan ucapan ‘</em>aamiin<em>’ malaikat, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.</em>” (HR. An-Nasa’i, no. 928; Ibnu Majah, no. 852. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini sahih).</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/20041-manhajus-salikin-sifat-shalat-nabi-membaca-al-fatihah.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Sifat Shalat Nabi, Membaca Al-Fatihah</span></a></strong></span></p>
<p>Imam Nawawi <em>rahimahullah</em> dalam<em> Al-Majmu’</em> berkata,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">التَّأْمِينُ سُنَّةٌ لِكُلِّ مُصَلٍّ فَرَغَ مِنْ الْفَاتِحَةِ سَوَاءٌ الإِمَامُ وَالْمَأْمُومُ , وَالْمُنْفَرِدُ , وَالرَّجُلُ وَالْمَرْأَةُ وَالصَّبِيُّ , وَالْقَائِمُ وَالْقَاعِدُ وَالْمُضْطَجِعُ ( أي لعذرٍ ) وَالْمُفْتَرِضُ وَالْمُتَنَفِّلُ فِي الصَّلاةِ السِّرِّيَّةِ وَالْجَهْرِيَّةِ وَلا خِلافَ فِي شَيْءٍ مِنْ هَذَا عِنْدَ أَصْحَابِنَا اهـ .</p>
<p>“Membaca <em>aamiin</em> disunnahkan bagi setiap orang yang shalat setelah membaca Al-Fatihah. Ini berlaku bagi imam, makmum, orang yang shalat sendirian, berlaku pula bagi laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Sama halnya pula berlaku bagi orang yang shalat sambil berdiri, sambil duduk, atau sambil berbaring karena adanya uzur. Membaca aamiin juga berlaku bagi orang yang melaksanakan shalat wajib dan shalat sunnah baik shalatnya <em>sirr</em> (bacaannya lirih) maupun shalat jahar (bacaannya keras). Dalam hal ini tidak ada perselisihan dalam madzhab Syafi’i.” (<em>Al-Majmu’</em>, 3:371)</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga: <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/13235-mengeraskan-amin-bagi-perempuan-dalam-shalat-berjamaah.html" target="_blank" rel="noopener">Apakah Perempuan Mengeraskan Bacaan Amin dalam Shalat Berjamaah?</a></span></strong></span></p>
<p> </p>
<h4>Referensi:</h4>
<ul>
<li>
<em>Minhah Al-‘Allam fi Syarh Bulugh Al-Maram.</em> Cetakan pertama, Tahun 1432 H. Syaikh ‘Abdullah bin Shalih Al-Fauzan. Penerbit Dar Ibnul Jauzi. Jilid Ketiga. 3:69-71.</li>
<li><i>Berbagai kitab Fikih Syafii</i></li>
</ul>
<p>—</p>
<p>Selasa pagi, 2 Jumadal Ula 1443 H, 7 Desember 2021</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://darushsholihin.com">@ Darush Sholihin Panggang Gunungkidul</a></span></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></span></p>
<p>Artikel<span style="color: #ff0000;"> <a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com">Rumaysho.Com</a></span></p>
<p> </p>
 