
<p>Beginilah cara mengetahui kesalehan, kematangan akal, hingga akhlak seseorang. Ternyata semuanya kembali pada AKHLAK.</p>
<p>Syaikh Prof. Dr. Sa’ad Al-Khatslan di status twitter “@saad_alkhathlan”</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;">‎إذا أردت أن تعرف صلاح إنسان فانظر إلى كيفية تعامله مع غيره بالدرهم والدينار. ..<br>
‎‏وإذا أردت أن تعرف عقل إنسان فانظر إلى كيفية محاورته مع من يخالفه وكيف يتصرف إذا غضب؟ .. وإذا أردت أن تعرف أخلاق إنسان فانظر إلى كيفية تعامله مع العمال والخدم والفقراء والمساكين</span></p>
<p><em>Jika engkau ingin mengetahui <strong>KESALEHAN</strong> seseorang, lihatlah saat ia berurusan uang dengan orang lain.</em></p>
<p><em>Jika engkau ingin mengetahui <strong>KEMATANGAN AKAL</strong> seseorang, lihatlah bagaimana ia berdebat dengan lawan dan bagaimana saat ia emosi.</em></p>
<p><em>Jika engkau ingin mengetahui <strong>AKHLAK</strong> seseorang, lihatlah bagaimana ia berinteraksi dengan bawahan, pembantu, dan <a href="https://rumaysho.com/28161-kriteria-fakir-dan-miskin-sebagai-penerima-zakat.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;"><strong>orang miskin</strong></span></a>.</em></p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/16991-akhlak-mulia-dan-tutur-kata-yang-baik-memberatkan-timbangan.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Akhlak Mulia dan Tutur Kata yang Baik</span></a></strong></span></p>
<p> </p>
<p>Perhatikan tiga hadits berikut:</p>
<p>Dari Abu Ad-Darda’ <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;">‎مَا شَىْءٌ أَثْقَلُ فِى مِيزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللَّهَ لَيَبْغَضُ الْفَاحِشَ الْبَذِىءَ</span></p>
<p>“<em>Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin selain akhlak yang baik. Sungguh, Allah membenci orang yang berkata keji dan kotor.</em>” (HR. Tirmidzi, no. 2002. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini sahih).</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/1024-13-akhlak-utama-salafush-sholih.html" target="_blank" rel="noopener">13 Akhlak Utama Salafush Shaleh</a></span></span></strong></p>
<p>Dari Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, ia berkata,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;">سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ « تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ ». وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ فَقَالَ « الْفَمُ وَالْفَرْجُ »</span></p>
<p>“Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> ditanya mengenai perkara yang banyak memasukkan seseorang ke dalam surga, beliau menjawab, “<em>Takwa kepada Allah dan berakhlak yang baik</em>.” Beliau ditanya pula mengenai perkara yang banyak memasukkan orang dalam neraka, jawab beliau, “<em>Perkara yang disebabkan karena mulut dan kemaluan.</em>” (HR. Tirmidzi, no. 2004 dan Ibnu Majah, no. 4246. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini sahih).</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/22320-akhlak-mulia-memberatkan-timbangan.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Akhlak Mulia Memberatkan Timbangan</span></a></span></strong></p>
<p> </p>
<p>Dari Abu Dzarr Jundub bin Junadah dan Abu ‘Abdirrahman Mu’adz bin Jabal <em>radhiyallahu ‘anhuma</em>, dari Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, beliau bersabda,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;">‎اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ</span></p>
<p>“<em>Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada; iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, maka kebaikan akan menghapuskan keburukan itu; dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik</em>.” (HR. Tirmidzi, no. 1987 dan Ahmad, 5:153. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/19209-hadits-arbain-18-takwa-mengikutkan-kejelekan-dengan-kebaikan-dan-berakhlak-mulia.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Mengikutkan Kejelekan dengan Kebaikan dan Berakhlak Mulia</span></a></strong></span></p>
<p>Semoga Allah karuniakan akhlak yang mulia.</p>
<p> </p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: </span></strong></p>
<ul>
<li><a href="https://rumaysho.com/10016-yahya-yang-paham-al-kitab-dan-berakhlak-mulia-sejak-kecil.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;"><strong><span style="font-size: 14pt;">Yahya Berakhlak Mulia Sejak Kecil</span></strong></span></a></li>
<li><a href="https://rumaysho.com/27425-syarhus-sunnah-menjauhi-yang-haram-dan-akhlak-jelek-penutup.html" target="_blank" rel="noopener"><strong><span style="font-size: 14pt; color: #ff0000;">Menjauhi yang Haram dan Akhlak yang Jelek (Syarhus Sunnah)</span></strong></a></li>
<li><a href="https://rumaysho.com/tag/bulughul-maram-akhlak" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;"><strong><span style="font-size: 14pt;">Berbagai Penjelasan Akhlak Mulia dalam Bulughul Maram</span></strong></span></a></li>
</ul>
<p> </p>
<p>–</p>
<p>Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>1 Dzulqa’dah 1443 H, 1 Juni 2022</p>
<p><strong>Artikel <a href="https://rumaysho.com"><span style="color: #ff0000;">Rumaysho.Com</span></a></strong></p>
 