
<p>Semoga jadi renungan agar kita terus mendoakan orang tua kita.</p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> berfirman,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ</p>
<p>“<em>Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.</em>” (QS. Luqman: 14)</p>
<p>Ibnu ‘Uyainah mengatakan,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">من صلى الصلوات الخمس فقد شكر الله . ومن دعا لوالديه في أدبار الصلوات فقد شكرهما</p>
<p>“Siapa yang shalat lima waktu, berarti ia telah bersyukur pada Allah. Siapa yang mendoakan orang tua di setiap akhir shalat, berarti ia telah berterima kasih pada orang tua.”</p>
<blockquote><p>Berarti di antara tanda berterima kasih dan berbakti pada orang tua adalah terus mendoakan keduanya.</p></blockquote>
<p>Disebutkan dalam <em>Tafsir Al-Qurthubi</em> (<em>Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an</em>) karya Imam Muhammad bin Ahmad Al-Anshari Al-Qurthubi, Penerbit Darul Fikr, 14:41.</p>
<p>—-</p>
<p>Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Artikel <a href="http://RemajaIslam.Com" target="_blank" rel="noopener">RemajaIslam.Com</a></p>
 