
<p><span style="font-weight: 400;">Hendaknya kita berhati-hati apabila melakukan dosa dan maskiat di bulan Ramadhan yang merupakan bulan yang mulia, karena melakukan dosa dan maksiat di bulan Ramadhan juga dilipatgandakan sebagaimana pahala yang dilipatgandakan di bulan Ramadhan (Semoga Allah menjaga kita di bulan Ramadhan).</span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="https://muslim.or.id/30547-tanda-amalan-di-bulan-ramadhan-diterima.html" data-darkreader-inline-color="">Tanda Amalan Di Bulan Ramadhan Diterima</a></strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam kitab Mathalib Ulin Nuha disebutkan oleh Musthafa bin Saad Al-Hambali bahwa kebaikan dan dosa bisa dilipatgandakan pada waktu dan tempat yang mulia. Beliau berkata,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">وتضاعف الحسنة والسيئة بمكان فاضل كمكة والمدينة وبيت المقدس وفي المساجد , وبزمان فاضل كيوم الجمعة , والأشهر الحرم ورمضان</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Kebaikan dan keburukan (dosa) dilipatgandakan pada tempat yang mulia seperti Mekkah, Madinah, Baitul Maqdis dan di masjid. Pada waktu yang mulia seperti hari Jumat, bulan-bulan haram dan Ramadhan.”<strong> [Mathalib Ulin Nuha 2/385]</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ibnu Muflih menjelaskan dan membuat bab terkait hal ini,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">فصل: زيادة الوزر كزيادة الأجر في الأزمنة والأمكنة المعظمة،</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Bab Tambahan dosa sebagaimana tambahan pahala pada waktu dan tempat yang mulia.” <strong>[Al-Adabus Syar’iyyah hal. 415]</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian juga penjelasan dari Syaikh Abdul Aziz bin Baz, beliau berkata:</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">ولما كان رمضان بتلك المنزلة العظيمة كان للطاعة فيه فضل عظيم ومضاعفة كثيرة، وكان إثم المعاصي فيه أشد وأكبر من إثمها في غيره</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Karena bulan Ramadhan memiliki kedudukan yang mulia dan pahala ketaatan apabila dilakukan pada saat itu besar dan dilipatgandakan, demikian juga dosa maksiat, lebih dahsyat dan lebih besar dosanya dibandingkan (apabila dilakukan) pada bulan lainnya.”<strong> [https://binbaz.org.sa/fatwas/13013]</strong></span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="https://muslim.or.id/26123-keadaan-manusia-sesudah-ramadhan.html" data-darkreader-inline-color="">Keadaan Manusia Sesudah Ramadhan</a></strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Apabila ada yang bertanya, bukankah ada ayat yang menyatakan bahwa kebaikan dilipatgandakan sedangkan dosa dibalas sesuai kadarnya. Allah berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلا يُجْزَى إِلا مِثْلَهَا وَهُمْ لا يُظْلَمُونَ</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).</span></i><span style="font-weight: 400;">” <strong>(QS. Al-An’am: 160)</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Terkait dengan ayat tersebut, sebagian ulama menjelaskan bahwa yang dilipatgandakan adalah kualitasnya adzab dan balasannya, bukan jumlah dosanya. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Musthafa bin Saad Al-Hambali:</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">قول ابن عباس وابن مسعود في تضعيف السيئات : إنما أرادوا مضاعفتها في الكيفية دون الكمية</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Berdasarkan perkataan Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud terkait dengan pelipatgandaan dosa: Maksudnya adalah dilipatgandakan kualitasnya bukan kuantitasnya (dosa menjadi besar bukan menjadi banyak jumlahnya dengan dilipatgandakan, pent).” <strong>[Mathalib Ulin Nuha 2/385]</strong></span></p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/25858-mengapa-kemaksiatan-tetap-ada-di-bulan-ramadhan.html" data-darkreader-inline-color="">Mengapa Kemaksiatan Tetap Ada Di Bulan Ramadhan?</a></strong></span></li>
<li><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/25832-lebih-utama-menghafal-al-quran-atau-membacanya-ketika-ramadhan.html" data-darkreader-inline-color="">Lebih Utama Menghafal Al-Qur’an Atau Membacanya Ketika Ramadhan?</a></strong></li>
</ul>
</div>
<p><span style="font-weight: 400;">Semoga Allah menjaga kita dari berbagai dosa dan maksiat di bulan Ramadhan</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian semoga bermanfaat</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">@ Lombok, Pulau seribu Masjid</span></p>
<p><strong>Penyusun: <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="https://muslim.or.id/author/raehan" data-darkreader-inline-color="">Raehanul Bahraen</a></span></strong></p>
<p><strong>Artikel <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="http://muslim.or.id" data-darkreader-inline-color="">www.muslim.or.id</a></span></strong></p>
 