
<h4 style="text-align: center;">Fatwa Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al Barrak</h4>
<p><strong>Soal:</strong></p>
<p>Apakah masih ada mu’tazilah zaman sekarang ini?</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Iya, ada. Namun bukan dengan nama “mu’tazilah”. Mereka tidak dipanggil dengan nama “mu’tazilah”. Namun mereka membawa pemahaman mu’tazilah, dan mereka sama seperti mu’tazilah dan mengagungkan mu’tazilah.</p>
<p>Namun terkadang orang-orang ini memiliki semua pemahaman mu’tazilah yang disebut <em>al ushul al khamsah </em>(5 landasan), dan terkadang hanya sebagian <em>ushul</em>-nya saja. Karena mu’tazilah memiliki 5 landasan. Barangsiapa yang menerapkannya dan meyakininya maka ia seorang <em>mu’taziliy</em> 100%. Yaitu:</p>
<ol>
<li>
<em>At tauhid</em>. Apa yang mereka maksud dengan at tauhid? Yaitu maksudnya menafikan sifat-sifat Allah.</li>
<li>
<em>Al ‘adl</em>. Yang dimaksud adalah menafikan takdir.</li>
<li>
<em>Al amr bin ma’ruf wan nahyu ‘anil munkar</em>. Maksudnya adalah memberontak kepada penguasa Muslim.</li>
<li>
<em>Al manzilah baynal manzilatain</em>. Ini terkait hukum terhadap pelaku dosa besar, yaitu mereka di dunia ada di antara dua sisi, tidak mukmin dan tidak kafir.</li>
<li>
<em>Infazhul wa’id</em>. Ini mengandung keyakinan kekalnya pelaku dosa besar di neraka.</li>
</ol>
<p>Inilah <em>al ushul al khamsah </em>(5 landasan) dari mu’tazilah. Terkadang di antara orang-orang ada yang meyakini dan menerapkan semuanya, dan terkadang ada pula yang hanya sebagiannya saja. Maka itulah mu’tazilah zaman sekarang. Demikian.</p>
<p>Sumber: <a href="http://ar.islamway.net/fatwa/54557" target="_blank" rel="noopener">http://ar.islamway.net/fatwa/54557</a></p>
<blockquote><p><em><strong>Baca Juga: <a href="https://muslim.or.id/1963-beberapa-aliran-sesat.html" target="_blank" rel="noopener">Beberapa Aliran Sesat</a></strong></em></p></blockquote>
<p>—</p>
<p>Penerjemah: Yulian Purnama</p>
<p>Artikel Muslim.or.id</p>
 