
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Tanya</strong>: </span>Apa hukum membaca doa qunut setiap malam ketika (shalat sunnah) witir?</p>
<p> </p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Jawab</strong>: </span>Tidak masalah mengenai hal ini. <strong>Doa qunut (witir)</strong> adalah sesuatu yang disunnahkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun biasa membaca qunut tersebut. Beliau pun pernah mengajari (cucu beliau) Al Hasan beberapa kalimat qunut untuk shalat witir. Ini termasuk hal yang disunnahkan. <strong>Jika engkau merutinkan membacanya setiap malamnya, maka itu tidak mengapa</strong>. Begitu pula jika engkau meninggalkannya suatu waktu sehingga orang-orang tidak menyangkanya wajib, maka itu juga tidak mengapa. Jika imam meninggalkan membaca doa qunut suatu waktu dengan tujuan untuk mengajarkan manusia bahwa hal ini tidak wajib, maka itu juga tidak mengapa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mengajarkan doa qunut pada cucunya Al Hasan, beliau <span style="text-decoration: underline;">tidak</span> mengatakan padanya: “<em>Bacalah doa qunut tersebut pada sebagian waktu saja</em>”. <strong>Sehingga hal ini menunjukkan bahwa membaca qunut witir terus menerus adalah sesuatu yang dibolehkan.</strong></p>
[Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz <em>rahimahullah</em>, Fatawa Nur ‘alad Darb, 2/1062<a href="#_ftn1">[1]</a>]
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Catatan</strong></span>: Dari sini kita melihat bahwa doa qunutwitir itu boleh dibaca setiap saat (setiap malam), tidak khusus hanya di bulan Ramadhan, tidak khusus pula setelah 15 Ramadhan.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #800000;">Doa qunut witir silakan baca <a title="Panduan Shalat Witir" href="https://rumaysho.com/shalat/panduan-shalat-witir-1006" target="_blank" rel="noopener noreferrer">di sini</a>.<br>
</span></strong></p>
<div style="text-align: center;"></div>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #800000;">Adapun untuk pembahasan qunut shubuh silakan baca <a title="Qunut Shubuh" href="https://rumaysho.com/umum/qunut-shubuh-dalam-pandangan-empat-madz-hab-2-529" target="_blank" rel="noopener noreferrer">di sini</a>.</span></strong></p>
<p> </p>
<p>Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Artikel <a href="undefined/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">www.rumaysho.com</a></p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca Juga:</strong></span></p>
<ul>
<li><a href="https://rumaysho.com/1042-hukum-mengangkat-tangan-ketika-berdoa.html"><span style="color: #ff0000;"><strong>Hukum Mengangkat Tangan Ketika Berdoa</strong></span></a></li>
<li><a href="https://rumaysho.com/1044-mengupas-hukum-berdoa-sesudah-shalat.html"><span style="color: #ff0000;"><strong>Mengupas Hukum Berdoa Sesudah Shalat</strong></span></a></li>
</ul>
<hr>
<p><a href="#_ftnref1">[1]</a> Sumber: <a href="http://www.islamqa.com/ar/ref/128688">http://www.islamqa.com/ar/ref/128688</a></p>
 