
<p><iframe src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/599061657&amp;color=d5265f&amp;auto_play=false&amp;show_artwork=false&amp;hide_related=true&amp;show_comments=false&amp;show_user=false&amp;show_reposts=false" width="100%" height="166" frameborder="no" scrolling="no"></iframe></p>
<h2><strong>Membunuh Semut dengan Air Panas</strong></h2>
<p><em>Assalamualaikum, saya mengetahui bahwa membasmi semut dengan api tidak diperbolehkan, pertanyaan saya bolehkah membasmi semut dan kecoa, maupun serangga mengganggu lain dengan air panas? Terima kasih.</em></p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p><em>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,</em></p>
<p>Semut termasuk binatang yang tidak boleh dibunuh.</p>
<p>Dalam hadis dari Ibnu Abbas <em>radhiyallahu ‘anhuma,</em> beliau mengatakan,</p>
<p class="arab">نَهَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قَتْلِ أَرْبَعٍ مِنَ الدَّوَابِّ: النَّمْلَةِ، وَالنَّحْلَةِ، وَالْهُدْهُدِ، وَالصُّرَدِ</p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melarang membunuh 4 jenis binatang: semut, lebah, Hudhud, dan Suradi. (HR. Ahmad 3066, Abu Daud 526 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).</p>
<p>Kecuali jika semut itu mengganggu atau membahayakan ketika berada di rumah. Mereka boleh diusir, jika tidak memungkinkan, dibunuh.</p>
<p>Tentang cara membunuhnya, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melarang menggunakan api. Karena yang boleh menghukum dengan api hanya Allah Ta’ala.</p>
<p>Dari Ibnu Mas’ud <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, bahwa para sahabat pernah singgah dalam salah satu safar beliau. Ternyata beliau melihat ada rumah semut yang dibakar.</p>
<p>“Siapa yang membakar ini?” tanya beliau.</p>
<p>“Kami.” Jawab para sahabat.</p>
<p>Kemudian Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab">إِنَّهُ لاَ يَنْبَغِى أَنْ يُعَذِّبَ بِالنَّارِ إِلاَّ رَبُّ النَّارِ</p>
<p><em>Tidak boleh membunuh dengan api kecuali Rab pemilik api (Allah).</em> (HR. Abu Daud 5270 dan dishahihkan al-Albani)</p>
<p>Dan larangan ini berlaku umum. Tidak boleh membunuh apapun dengan api.</p>
<p>Dalam riwayat lain, dari Hamzah al-Aslami <em>radhiyallahu ‘anhu,</em> bahwa beliau pernah ditugasi oleh Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> untuk memimpin satu pleton pasukan perang. Beliau berpesan, Kalo kamu berhasil menangkap si A, bakar dia.</p>
<p>Ketika Hamzah hendak berangkat, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> memanggilnya,</p>
<p class="arab">إِنْ أَخَذْتُمُوهُ فَاقْتُلُوهُ، فَإِنَّهُ لَا يُعَذِّبُ بِالنَّارِ، إِلَّا رَبُّ النَّارِ</p>
<p><em>Jika kamu berhasil menangkapnya, bunuh dia. Karena tidak boleh membunuh dengan api kecuali Rab pemilik api.</em> (HR. Ahmad 16034 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).</p>
<h4><strong>Membunuh Dengan Air panas</strong></h4>
<p>Sebagian ulama menyebutkan bahwa membunuh dengan air panas termasuk bentuk membunuh dengan api. Sehingga dihukumi terlarang.</p>
<p>Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah dinyatakan,</p>
<p class="arab">والقتل بالماء الساخن من هذا القبيل، فهو قتل بالنار، وتعذيب يتنافى مع حسن القتلة، ولذلك لا يجوز</p>
<p>Membunuh dengan air mendidih termasuk membunuh dengan api, dan termasuk penyiksaan yang bertentangan dengan prinsip membunuh dengan cara terbaik. Karena itu, tidak dibolehkan. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 123391)</p>
<p><em>Allahu a’lam.</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)</strong></p>
<p>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank"><strong>Tanya Ustadz untuk Android</strong></a>.<br>
<a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank"><strong>Download Sekarang !!</strong></a></p>
<p><strong>KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting <a href="http://zahiraccounting.com/id/" target="_blank">Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</a>.</strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>SPONSOR</strong> hubungi: 081 326 333 328</li>
<li>
<strong>DONASI</strong> hubungi: 087 882 888 727</li>
<li>
<strong>REKENING DONASI</strong> : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK</li>
</ul>
 