
<h2>Membuat Akta Notaris untuk Kredit Bank</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Apakah hukumnya <strong>notaris</strong> yg membuatkan akta perjanjian kredit di bank konvensional?</p>
<p>Dari: Zul Fachri<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah,</em></p>
<p>Kita sepakat bahwa transaksi kredit di bank termasuk transaksi riba. Karena pihak bank mempersyaratkan adanya bunga (baca: riba) dalam kesepakatan tersebut. Kajian selengkapnya bisa anda dapatkan di <a href="http://pengusahamuslim.com/hukum-kredit-segitiga-1517">Pengusahamuslim.com/kredit segitiga</a></p>
<p>Sementara itu, disebutkan dalam hadis dari Ibnu Mas’ud <em>radhiallahu ‘anhu</em>, beliau mengatakan,</p>
<p class="arab">لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا، وَمُوكِلَهُ، وَشَاهِدَيْهِ، وَكَاتِبَهُ</p>
<p>“Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melaknat orang yang makan riba, pemberi makan riba, dua saksi transaksi riba, dan orang mencatat transaksinya.” (HR. Turmudzi, Ibnu Majah dan disahihkan Al-Albani)</p>
<p>Dalam riwayat yang lain, dari Ali bin Abi Thalib <em>radhiallahu ‘anhu</em>, beliau mengatakan,</p>
<p class="arab">لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَةً: آكِلَ الرِّبَا، وَمُوكِلَهُ، وَكَاتِبَهُ، وَشَاهِدَيْهِ</p>
<p>“Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melaknat 10 orang; pemakan riba, pemberi makan riba, dua saksi transaksi riba, dan orang mencatat transaksinya.” (HR. Ahmad 635).</p>
<p>Bukankah <strong>pembuatan akta notaris</strong> dalam transaksi ini termasuk “<strong><em>saksi transaksi riba</em></strong>“??</p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)</strong><br>
<strong> Artikel <a title="akta notaris" href="https://konsultasisyariah.com/hukum-notaris-membuatkan-akta-perjanjian-kredit-bank" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 