
<p>Bagaimana hukum pakan hewan dari bangkai? Apakah hewan yang diberi pakan tersebut tetap suci?</p>

<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Hukum jual beli bangkai</strong></span></h2>
<ul>
<li>Jual beli <a href="https://rumaysho.com/16495-manhajus-salikin-bangkai-yang-najis-dan-suci.html" target="_blank" rel="noopener">bangkai</a> : HARAM.</li>
<li>Dikecualikan: bulu, tanduk, kuku, kulit yang telah disamak.</li>
</ul>
<p>Dalil haramnya <a href="https://rumaysho.com/15901-renungan-10-bangkai-darah-daging-babi-sembelihan-selain-allah-itu-haram.html" target="_blank" rel="noopener">bangkai</a> adalah firman Allah <em>Ta’ala</em>,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ</p>
<p>“<em>Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah</em>.” (QS. Al-Maidah: 3)</p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga: <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/25813-bangkai-dan-makan-daging-hewan-sembelihan-di-luar-negeri.html" target="_blank" rel="noopener">Bangkai dan Makan Daging Hewan Sembelihan di Luar Negeri</a></span></strong></span></p>
<p> </p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Jual beli makanan olahan yang telah dicampur bangkai dan tidak dapat dipisahkan</strong></span></h2>
<ul>
<li>Bangkai ayam dicampur dengan pakan ayam</li>
<li>Ayam atau daging yang telah mati (bangkai) lalu diaduk (diolah) dengan makanan olahan</li>
<li>Gelatin yang diambil dari kulit dan tulang hewan yang tidak disembelih dicampurkan dengan makanan olahan</li>
<li>Lemak hewan yang diambil dari hewan bangkai lalu jadi campuran margarin</li>
</ul>
<p>Barang tersebut disebut <strong><em>MUTANAJJIS</em></strong> (benda yang terkena najis). Wajib dipisahkan najis tadi sebelum dijual.</p>
<p> </p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Menjual hewan ternak yang diberi pakan bangkai</strong></span></h2>
<p>Ayam diberi pakan bercampur dengan bangkai:</p>
<ul>
<li>Bangkai anak ayam</li>
<li>Bangkai ayam</li>
<li>Darah sembelihan ayam</li>
</ul>
<p>Kandungan: hanya 4%</p>
<p>Ayam yang diberi pakan seperti ini tidak termasuk <a href="https://rumaysho.com/25746-hukum-menjual-najis-tinja-lele-yang-makan-tinja-dan-pupuk-kandang.html" target="_blank" rel="noopener"><strong><em>jallalah</em></strong></a>. Jallalah adalah hewan yang sebagian besar dari pakannya berasal dari najis.</p>
<p> </p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga:</strong> </span></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/25946-bangkai-yang-tidak-termasuk-najis.html" target="_blank" rel="noopener"><strong><span style="font-size: 12pt;">Bangkai yang Tidak Termasuk Najis</span></strong></a></span></li>
<li><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/25746-hukum-menjual-najis-tinja-lele-yang-makan-tinja-dan-pupuk-kandang.html" target="_blank" rel="noopener"><strong><span style="font-size: 12pt;">Hukum Lele yang Makan Tinja</span></strong></a></span></li>
</ul>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><strong>Referensi:</strong></span></h3>
<p><em>Harta Haram Muamalat Kontemporer.</em> Cetakan ke-23, Tahun 2020. Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. Berkat Mulia Insani.</p>
<p>—</p>
<p>Malam Selasa di <a href="https://darushsholihin.com"><strong>Darush Sholihin</strong></a>, 14 Jumadal Ula 1442 H, 29 Desember 2020</p>
<p><a href="https://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p><strong>Artikel <a href="https://rumaysho.com">Rumaysho.Com</a></strong></p>
 