
<h1><b>Hukum Trading dengan Binary Options</b></h1>
<p><em><b>Pertanyaan:</b></em></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">Apa hukum melakukan trading emas, saham, forex atau mata uang kripto dengan metode binary options?</span></em></p>
<p><b>Jawaban:</b></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Alhamdulillah, ash shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah. Amma ba’du,</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Baru-baru ini telah ramai diperbincangkan tentang metode bisnis dengan metode </span><i><span style="font-weight: 400;">binary options</span></i><span style="font-weight: 400;">. Bagaimana pandangan para ulama tentang metode ini?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Wikipedia mendefinisikan</span><i><span style="font-weight: 400;"> binary options</span></i><span style="font-weight: 400;"> sebagai berikut:</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">A binary option is a financial exotic option in which the payoff is either some fixed monetary amount or nothing at all. The two main types of binary options are the cash-or-nothing binary option and the asset-or-nothing binary option. </span></i></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">…</span></i></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Binary options “are based on a simple ‘yes’ or ‘no’ proposition: Will an underlying asset be above a certain price at a certain time?” Traders place wagers as to whether that will or will not happen. If a customer believes the price of an underlying asset will be above a certain price at a set time, the trader buys the binary option, but if he or she believes it will be below that price, they sell the option.</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Binary options </span></i><span style="font-weight: 400;">adalah sebuah pilihan finansial yang eksotis, di mana nantinya seseorang akan mendapatkan sejumlah uang tertentu atau tidak mendapatkan apa-apa sama sekali. Ada dua jenis </span><i><span style="font-weight: 400;">binary options </span></i><span style="font-weight: 400;">yang utama, yaitu <strong>[1] </strong></span><strong><i>cash-or-nothing</i></strong><span style="font-weight: 400;"> (yang dipertaruhkan adalah uang fiat) dan <strong>[2] </strong></span><strong><i>asset-or-nothing</i></strong><span style="font-weight: 400;"> (yang dipertaruhkan adalah aset)”. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">…</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Binary options </span></i><span style="font-weight: 400;">dilandasi pada pilihan ya atau tidak pada pertanyaan: “Apakah suatu aset akan berada pada suatu harga dalam jangka waktu tertentu?”. Kemudian para </span><i><span style="font-weight: 400;">traders </span></i><span style="font-weight: 400;">menempatkan taruhan pada salah satu dari pilihan tersebut. Sehingga dapat dikatakan bahwa jika seorang</span><i><span style="font-weight: 400;"> trader</span></i><span style="font-weight: 400;"> percaya bahwa aset tersebut akan berada pada harga tersebut dalam jangka waktu yang ditentukan, maka </span><i><span style="font-weight: 400;">trader </span></i><span style="font-weight: 400;">ini dikatakan membeli </span><i><span style="font-weight: 400;">binary options</span></i><span style="font-weight: 400;">. Namun jika ia tidak percaya, maka</span><i><span style="font-weight: 400;"> trader</span></i><span style="font-weight: 400;"> ini dikatakan menjual </span><i><span style="font-weight: 400;">binary options</span></i><span style="font-weight: 400;">”.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">(Sumber: </span><i><span style="font-weight: 400;">wikipedia.org/wiki/Binary_option</span></i><span style="font-weight: 400;">)</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Binary options</span></i><span style="font-weight: 400;"> ini bisa diterapkan pada uang dan aset. Contoh pada jual beli uang fiat, misalnya posisi nilai Rupiah terhadap Dollar US sekarang adalah Rp15.000,00 per Dollar US. Maka para </span><i><span style="font-weight: 400;">trader</span></i><span style="font-weight: 400;"> diberi pilihan: apakah dalam jangka waktu 1 jam ke depan nilai Rupiah terhadap Dollar US di bawah Rp15.100,00 ataukah di atas Rp15.100,00? Misalnya seorang</span><i><span style="font-weight: 400;"> trader </span></i><span style="font-weight: 400;">percaya bahwa nilainya akan berada di atas Rp15.100,00 dalam 1 jam ke depan, ia pun membayar 10 juta rupiah sebagai </span><i><span style="font-weight: 400;">wager </span></i><span style="font-weight: 400;">(taruhan). Dan ternyata 1 jam ke depan nilai Rupiah terhadap Dollar US adalah Rp15.145,00. Maka si </span><i><span style="font-weight: 400;">trader</span></i><span style="font-weight: 400;"> tersebut mendapatkan profit sebesar 7 juta rupiah (tergantung persentase profit yang dijanjikan, biasanya 70% dari taruhan). Dalam waktu 1 jam, ia mendapatkan 7 juta rupiah dengan modal 10 juta rupiah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagian ulama mengatakan bahwa dalam </span><i><span style="font-weight: 400;">binary options</span></i><span style="font-weight: 400;">, yang diperjualbelikan adalah hak untuk menjual atau membeli. Dan apa yang dianggap sebagai “hak” ini tidak termasuk </span><i><span style="font-weight: 400;">al-maal</span></i><span style="font-weight: 400;"> (harta) yang menjadi syarat jual beli. Sehingga menjadi jual beli yang cacat karena tidak terpenuhi syaratnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Para ulama dalam </span><i><span style="font-weight: 400;">Majma’ Fiqhil Islami</span></i><span style="font-weight: 400;"> menjelaskan:</span></p>
<p class="arab"><span style="font-weight: 400;">إن عقود الاختيارات – كما تجري اليوم في الأسواق المالية العالمية – هي عقود مستحدثة لا تنضوي تحت أي عقد من العقود الشرعية المسماة. وبما أن المعقود عليه ليس مالاً ولا منفعة ولا حقاً مالياً يجوز الاعتياض عنه : فإنه عقد غير جائز شرعاً</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Akad</span><i><span style="font-weight: 400;"> binary options</span></i><span style="font-weight: 400;"> (sebagaimana yang banyak dijalankan di pasar trading internasional sekarang) adalah akad baru yang tidak termasuk dalam akad-akad yang disebutkan dalam syariat. Dan karena yang diperjualbelikan dalam akad ini adalah bukan berupa harta, bukan juga berupa manfaat, dan bukan juga berupa hak harta yang bisa dipertukarkan, maka akad </span><i><span style="font-weight: 400;">binary options</span></i><span style="font-weight: 400;"> ini tidak diperbolehkan dalam syariat” (Ketetapan </span><i><span style="font-weight: 400;">Majma’ Fiqhil Islami</span></i><span style="font-weight: 400;">, no.63, juz 1 hal. 7).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian juga fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa semua bentuk transaksi mengandung unsur </span><i><span style="font-weight: 400;">maisir </span></i><span style="font-weight: 400;">(judi) sehingga haram hukumnya. Fatwa MUI tersebut berbunyi:</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Transaksi option, yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram karena mengandung unsur </span><i><span style="font-weight: 400;">maisir</span></i><span style="font-weight: 400;"> (spekulasi)”. (Fatwa DSN MUI no. 28/DSN-MUI/III/2002).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Bahkan sebagian ulama menegaskan bahwa</span><i><span style="font-weight: 400;"> binary options</span></i><span style="font-weight: 400;"> ini berlandaskan pada pertaruhan dan judi. Para ulama peneliti di </span><i><span style="font-weight: 400;">IslamWeb</span></i><span style="font-weight: 400;"> menjelaskan:</span></p>
<p class="arab"><span style="font-weight: 400;">فالخيار الثنائي قائم على الغرر ويعتمد على الحظ والمخاطرة والقمار، وكلام العلماء في حكم الخيارات يشمله سواء في كلام الدكتور سامي السويلم أو غيره. وقد نص على تحريمه الدكتور علي السالوس</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Transaksi</span><i><span style="font-weight: 400;"> binary options</span></i><span style="font-weight: 400;"> berlandaskan pada </span><i><span style="font-weight: 400;">gharar </span></i><span style="font-weight: 400;">dan bertopang pada pertaruhan serta judi. Dan perkataan para ulama dalam hal ini semua sama baik perkataan Dr. Sami as-Suwailim ataupun ulama yang lainnya. Dan ditegaskan haramnya transaksi</span><i><span style="font-weight: 400;"> binary options</span></i><span style="font-weight: 400;"> ini oleh Dr. Ali as-Salus”. (Sumber:</span> <a href="https://www.islamweb.net/ar/fatwa/201091"><i><span style="font-weight: 400;">https://www.islamweb.net/ar/fatwa/201091</span></i></a><span style="font-weight: 400;">).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kesimpulannya, trading dengan </span><i><span style="font-weight: 400;">binary options</span></i><span style="font-weight: 400;"> baik pada uang fiat ataupun pada aset emas, saham, mata uang kripto, atau aset yang lain, hukumnya adalah haram, termasuk jual beli yang tidak sah dan termasuk </span><i><span style="font-weight: 400;">maisir </span></i><span style="font-weight: 400;">(judi).</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Wallahu a’lam</span></i><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p>***</p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dijawab oleh Ustadz </span><span style="font-weight: 400;">Yulian Purnama, S.Kom.</span><span style="font-weight: 400;"> </span></p>
<p><strong>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tanya Ustadz untuk Android</a>. <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Download Sekarang !!</a></strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>REKENING DONASI </strong>:</li>
</ul>
<p>BANK SYARIAH INDONESIA<br>
7086882242<br>
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK<br>
Kode BSI: 451</p>
 