
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400;">قال أبو سليمان الداراني رحمه الله: الزوجة الصالحة ليست من الدنيا فإنها تفرغك للآخرة وإنما تفريغها بتدبير المنزل وبقضاء الشهوة جميعاً.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Abu Sulaiman ad-Darani mengatakan, “Isteri sholihah itu bukan bagian dari dunia yang melalaikan karena isteri sholihah itu membuat Anda wahai suami menjadi fokus. Hal itu karena isteri bertanggung jawab membereskan pekerjaan rumah dan menyebabkan tersalurnya syahwat biologis suami.” (<em>Ihya Ulumuddin</em> 2/35, Darul Fikr)</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Wanita sholihah bukanlah bagian dari dunia yang melalaikan dari akherat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Wanita sholihah adalah bagian dari akherat karena wanita sholihah mendorong dan mendukung suami untuk bisa menggandeng tangan isteri, bersama menuju surga. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ada dua jasa besar isteri yang mengharuskan suami untuk senantiasa berterimakasih kepada isteri:</span></p>
<ol>
<li><span style="font-weight: 400;">Terpenuhinya kebutuhan biologis yang halal dan berpahala. </span></li>
<li>Beresnya pekerjaan rumah.</li>
</ol>
<p><span style="font-weight: 400;">Dua hal di atas adalah modal penting suami untuk mendapatkan ketenangan jiwa sehingga bisa maksimal berkontribusi bagi Islam dan kaum muslimin.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Di balik lelaki yang banyak berkontribusi untuk agama dan umat terdapat wanita sholihah yang taat Allah dan rasul-Nya dan berbakti kepada suami”</span></p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
 