
<p>Jangan lupa ucapkan terima kasih, lebih-lebih lagi sambil mendoakan.</p>

<h2>Terima Kasih Yah!</h2>
<p>Dalam situs web Kompasiana disebutkan:</p>
<p><em>Terima kasih terdiri atas dua kata, tetapi satu makna. Terima berarti kita mendapatkan sesuatu yang bernilai baik bagi kita. Sebagai ungkapan rasa syukur kita kasih atau memberikan sesuatu terhadap orang yang sudah memberi kita.</em></p>
<p>Seorang penulis buku motivasi berkata:</p>
<ul>
<li>Setiap kali Anda berterima kasih kepada orang lain atas apa pun yang dia katakan atau lakukan, harga dirinya akan semakin bertambah. Dia lebih menyukai dan menghormati diri sendiri. Dia merasa lebih bahagia. Dia lalu menjadi terbuka untuk melakukan lebih banyak hal yang membuat Anda senang, sehingga membuat Anda berterima kasih padanya lagi.<span class="Apple-converted-space"> (Master Your Time, Master Your Life, Brian Tracy, hlm. 189)</span>
</li>
</ul>
<p> </p>
<h2>Balas Budi Orang Lain</h2>
<p>Dari Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ</span></p>
<p>“<em>Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih kepada manusia</em>.” (HR. Abu Daud, no. 4811 dan Tirmidzi, no. 1954. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sahih).</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/3406-tidak-tahu-berterima-kasih.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Tidak Tahu Terima Kasih</span></a></strong></span></p>
<p>Balas budi tersebut mulai dari yang sedikit.</p>
<p>Dari An Nu’man bin Basyir, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ</span></p>
<p>“<em>Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak</em>.” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini <strong><em>hasan</em></strong> sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 667).</p>
<h4>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/1975-bersyukur-dengan-yang-sedikit.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Bersyukur dengan yang Sedikit</span></a>
</h4>
<p> </p>
<h2>Ucapkan Jazakallah Khairan</h2>
<p>Dalam Islam sebenarnya diajarkan lebih lagi, bukan hanya mengucapkan terima kasih, bahkan mendoakan agar orang yang berbuat baik dibalas dengan kebaikan.</p>
<p>Dari Usamah bin Zaid <em>radhiyallahu ‘anhuma,</em> ia berkata, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ، فَقَالَ لِفَاعِلهِ : جَزَاكَ اللهُ خَيْراً ، فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثَّنَاءِ</span></p>
<p>“<em>Barangsiapa yang diperlakukan baik, lalu ia mengatakan kepada pelakunya, ‘Jazakallahu khairan (artinya: Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan)’, maka sungguh ia telah sangat menyanjungnya.</em>” (HR. Tirmidzi. Ia berkata bahwa hadits ini hasan sahih) [HR. Tirmidzi, no. 2035 dan An-Nasai dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah, 180; juga dari jalur Ibnu As-Sunni dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah, no. 275; Ath-Thabrani dalam Ash-Shaghir, 2:148. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaly mengatakan bahwa sanad hadits ini sahih, perawinya tsiqqah).</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/23137-jazakallah-khairan-kapan-diucapkan.html" target="_blank" rel="noopener">Jazakallah khairan, kapan diucapkan?</a></span></span></strong></p>
<p> </p>
<p>Dari Jabir bin Abdillah Al Anshary <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, ia berkata, “Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرْوُفٌ فَلْيُجْزِئْهُ، فَإِنْ لَمْ يُجْزِئْهُ فَلْيُثْنِ عَلَيْهِ؛ فَإِنَّهُ إِذَا أَثْنَى عَلَيْهِ فَقَدْ شَكَرَهُ، وَإِنْ كَتَمَهُ فَقَدْ كَفَرَهُ، وَمَنْ تَحَلَّى بَمَا لَمْ يُعْطَ، فَكَأَنَّمَا لَبِسَ ثَوْبَيْ زُوْرٍ</span></p>
<p>“<em>Siapa yang memperoleh kebaikan dari orang lain, hendaknya dia membalasnya. Jika tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, hendaklah dia memuji orang tersebut, karena jika dia memujinya maka dia telah mensyukurinya. Jika dia menyembunyikannya, berarti dia telah mengingkari kebaikannya. Seorang yang berhias terhadap suatu (kebaikan) yang tidak dia kerjakan atau miliki, seakan-akan ia memakai dua helai pakaian kepalsuan</em>.” (HR. Bukhari dalam <em>Al-Adab Al-Mufrad</em>, no. 215, disahihkan oleh Syaikh Al-Albani).</p>
<p>Dalam <em>Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah</em> (5:322) disebutkan bahwa ‘Umar bin Al-Khatthab <em>radhiyallahu ‘anhu</em> berkata,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">لو يعلم أحدكم ما له في قوله لأخيه : جزاك الله خيرا ، لأَكثَرَ منها بعضكم لبعض</span></p>
<p>“Seandainya salah seorang di antara kalian tahu akan baiknya doa “Jazakallahu khoiron (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) tentu ia akan terus mendoakan satu dan lainnya.”</p>
<p>Dalam Syarh <a href="https://rumaysho.com/tag/riyadhus-sholihin">Riyadhis Sholihin</a>, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin <em>rahimahullah</em> pernah mengatakan, “Membalas jasa orang lain tergantung pada keadaannya. Bentuk balas budi kadang ada yang dengan memberi yang semisal atau lebih dari itu. Bentuk lainnya bisa pula dengan mendoakannya dan tidak suka bila dibalas dengan materi. Karena ada orang yang terpandang yang memiliki harta melimpah dan punya kedudukan yang mulia ketika ia memberi hadiah lalu dibalas dengan semisal, ia menganggap itu merendahkannya. Yang ia inginkan adalah doa, maka doakanlah ia. Terus doakan sampai yakin telah membalasnya. Di antara bentuk doanya adalah mengucapkan jazakallah khoiron (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan). Karena kalau didoakan dengan kebaikan, itu sudah menjadi kebahagiaan di dunia dan akhirat.”</p>
<p>Terima kasih yah sudah jadi pembaca setia situs web Rumaysho ini.</p>
<p>Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan bagi kita semua.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/9173-terima-kasih-bapak-sby-kami-hanya-bisa-balas-dengan-doa.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Terima Kasih Bapak SBY</span></a></strong></span></p>
<p> </p>
<p>—</p>
<p>20 Muharram 1443 H, 29 Agustus 2021</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://darushsholihin.com">@ Darush Sholihin Pangggang Gunungkidul</a></span></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></span></p>
<p>Artikel <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com">Rumaysho.Com</a></span></p>
 