
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Orang yang tidak tahu dimaafkan, kecuali bila ketidak tahuannya akibat tidak mau menuntut ilmu.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kaidah ini ditunjukkan oleh banyak ayat alquran diantaranya firman Allah [Islamic phrases=”Subhanahu wa Ta’ala”]E[/Islamic] :</p>
<p style="text-align: right;"></p>
<div style="font-family:PDMS Saleem QuranFont; font-size:26px; direction: rtl; text-align: Right; line-height: 45px;">وما كان الله ليضل قوما بعد إذ هداهم حتى يبين لهم ما يتقون</div>
<p style="text-align: justify;"><em>Tidaklah Allah menyesatkan suatu kaum setelah datang kepada mereka petunjuk sampai Dia menjelaskan kepada mereka perkara perkara yang harus dijauhi.</em> <strong>(At Taubah:115).</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hadits riwayat <em>Bukhari</em> dan <em>Muslim</em>, Nabi [Islamic phrases=”Shallallahu ‘alaihi wa Sallam”]H[/Islamic] pernah melihat orang yang sholatnya tidak thuma’ninah, lalu beliau menyuruhnya mengulanginya, kemudian beliau mengajarkan tata cara sholat yang benar dan tidak menyuruhnya untuk mengulanginya kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun bila kebodohannya itu karena ia sengaja tidak mau menuntut ilmu dan meremehkannya maka pendapat para ulama menunjukkan ia tidak dimaafkan dan tetap diancam dengan api neraka.</p>
<p style="text-align: justify;">wallahu a’lam.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://cintasunnah.com/category/artikel-islami/kaidah-islam/" class="shortc-button medium black "><i class="fa fa fa-paper-plane-o"></i>Lihat Semua Artikel “Kaidah Islam”</a>
 </p>
