
<h2 style="text-align: justify;">Dua Keadaan Perkara Yang Diharamkan</h2>
<p style="text-align: justify;">Perkara yang diharamkan ada dua keadaan:</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Diharamkan dzatnya seperti judi, arak, riba dan sebagainya.</li>
<li style="text-align: justify;">Diharamkan karena menjerumuskan kepada yang haram. Seperti melihat wanita yang bukan mahram diharamkan karena mendekati Zina. Memakai sutera diharamkan karena mendekati tasyabbuh dengan wanita, dan sebagainya.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Perkara yang diharamkan dzatnya dibolehkan ketika darurat saja.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Perkara yang diharamkan karena menjerumuskan, dibolehkan disaat ada hajat.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Contohnya memakai sutera bagi lelaki boleh untuk keperluan pengobatan gatal. Melihat wanita boleh untuk tujuan menikahinya, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://cintasunnah.com/category/artikel-islami/kaidah-islam/" target="_blank" class="shortc-button medium black "><i class="fa fa fa-paper-plane-o"></i>Lihat Semua Artikel “Kaidah Fikih”</a>
 </p>
