
<p>Urwah bin az-Zubair ditemani anaknya yang bernama  Muhammad mendatangi Walid bin Abdul Malik. Ia adalah lelaki yang sangat  tampan, suatu hari datang ke rumah al-Walid memakai pakaian bagus dengan  dua jalinan rambut. Al-Walid berkomentar, “Beginilah seharusnya pemuda  Quraisy berdandan.” Al-Walid merasa iri kepadanya. Sebentar kemudian  Muhammad keluar dari rumah al-Walid dalam keadaan mengantuk, tiba-tiba  ia terperosok ke dalam kandang hewan. Lalu hewan tersebut menginjak  Muhammad hingga meninggal. Adapun Urwah, kakinya terkena infeksi.<!--more--></p>
<p>Kemudian al-Walid memanggil dokter untuknya,  dokter berkata, “Kalau kaki ini tidak dipotong maka infeksi akan  menyebar keseluruh tubuh sehingga menyebabkannya mati.” Ia setuju untuk  diamputasi, lalu dokter memotongnya dengan gergaji. Ketika gergaji itu  diletakkkan di kakinya, dokter menidurkan urwah di atas bantal beberapa  saat, Urwah pun pingsan.</p>
<p>Ketika sadar wajah Urwah bercucuran keringat,  sambil bertakbir dan bertahmid, ia mengambil potongan kaki itu dan  menciuminya sambil berkata, “Apa yang menyebabkan kamu dipotong seperti  ini? Sungguh Allah mengetahui aku tidak pernah menggunakannya pada  hal-hal yang haram, tempat maksiat atau ke perbuatan yang tidak diridhai  Allah.”</p>
<p>Kemudian ia meminta supaya potongan kaki itu  dimandikan lalu diberi minyak wangi dan dikafani dengan selembar kain  untuk dikuburkan di pekuburan umat Islam. Setibanya Urwah dari rumah  al-Walid ke Madinah kawan-kawannya menemui dan ber<em>ta’ziah</em> dengan  membaca ayat,</p>
<p dir="rtl"><strong>…لَقَدْ لَقِينَا مِنْ  سَفَرِنَا هَذَا نَصَبًا {62}</strong></p>
<p> </p>
<p><em>“Sesungguhnya kita telah merasa letih karena  perjalanan kita ini.”</em> (Al-Kahfi: 62).</p>
<p>Urwah tidak membalas ucapan tersebut tetapi  dia berdoa, “Ya Allah sesungguhnya aku mempunyai tujuh anak laki-laki,  salah seorang di antara mereka telah Engkau cabut nyawanya, aku masih  memiliki enam anak. Ya Allah, selama ini aku memiliki empat anggota  tubuh yakni dua tangan dan dua kaki, Engkau pun telah mengambil satu di  antara empat anggota tubuhku itu. Kini, aku masih memiliki tiga anggota  tubuh. Meski Engkau beri cobaan, sesungguhnya itu adalah kesejahteraan  dan yang Engkau ambil, sejatinya Engkau mengabadikannya.” (<em>Tarikh  Islam</em>, 6/247.)</p>
<p><strong>Sumber</strong>: <a href="http://alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatkisah&amp;id=220" target="_blank"><em>99 Ksah Orang Shalih</em></a><br>
Artikel <a href="www.Kisahmuslim.com" target="_blank">www.Kisahmuslim.com</a><em><br>
</em></p>
 