
<h2><strong>Kalaulah Bukan Karena Musibah di Dunia</strong></h2>
<p>Sebagian salaf berkata:</p>
<p>لولا مصائب الدنيا لوردنا الآخرة من المفاليس</p>
<p><em>“Kalau bukan karena musibah musibah dunia, kita akan datang pada hari akhirat dalam keadaan bangkrut.”</em> (Tazkiyatun Nufus hal. 91)</p>
<p>Karena musibah itu menggugurkan dosa…</p>
<p>Sedangkan dosa mengurangi timbangan kebaikan…</p>
<p>Maka pujilah Allah saat ditimpa musibah…</p>
<p>Dan mohon kepada Allah kesabaran…</p>
<p>Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda:</p>
<p>إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا سَبَقَتْ لَهُ مِنْ اللَّهِ مَنْزِلَةٌ لَمْ يَبْلُغْهَا بِعَمَلِهِ ابْتَلَاهُ اللَّهُ فِي جَسَدِهِ أَوْ فِي مَالِهِ أَوْ فِي وَلَدِهِ</p>
<p><em>“Sesungguhnya seorang hamba ketika ditentukan kedudukan tinggi di sisi Allah, namun amalannya tidak sampai maka Allah akan mengujinya di badan atau harta atau anaknya.”</em> (HR Abu Dawud)</p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Badrusalam, Lc.</strong></p>
 