
<p style="text-align: justify;">Kamis, 27 Maret 2014 , 08:49:49<br>
Oleh : Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc</p>
<p style="text-align: justify;">Allah Ta’ala berfirman:</p>
<h3 style="text-align: right;">وقالوا نحن أكثر أموالا وأولادا وما نحن بمعذبين</h3>
<p style="text-align: justify;"><em>“Mereka berkata, “kami lebih banyak harta dan anak-anak (dari kamu), dan kami tidak akan diazab.”</em> (Saba : 35)</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah pandangan kaum jahiliyah..</p>
<p style="text-align: justify;">Memandang bahwa tanda kasih sayang Allah adalah harta..</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal..</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan..</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila kamu melihat Allah memberi kepada hambaNya..</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang ia inginkan dari dunia..</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara ia terus menerus berbuat dosa..</p>
<p style="text-align: justify;">Maka itu adalah istidraj..</p>
<p style="text-align: justify;">HR Ahmad dan Thabrani..</p>
<p style="text-align: justify;">Istidraj adalah penguluran agar ia semakin sesat..</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai tanda Allah menginginkan keburukan untuknya..</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagaimana dalam hadits..</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi hamba..</p>
<p style="text-align: justify;">Allah percepat siksa-Nya di dunia..</p>
<p style="text-align: justify;">Dan bila Allah menginginkan keburukan bagi hamba..</p>
<p style="text-align: justify;">Maka Allah biarkan ia dengan maksiatnya..</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga diberikan balasannya di hari kiamat..</p>
<p style="text-align: justify;">HR At Tirmidzi..</p>
 