
<p><em><strong>Baca Pembahasan Sebelumnya  </strong><a href="https://muslim.or.id/30120-kemuliaan-al-quran-al-karim-1.html">Kemuliaan Al Qur`an Al Karim (1)</a></em><strong><br>
</strong></p>
<h2><strong>Siapakah Ulama yang Paling Mulia?</strong></h2>
<p>Al-Harali <em>rahimahullah</em> berkata<em>,</em></p>
<h3 style="text-align: right;">وَأَكْمَلُ الْعُلَمَاءِ مَنْ وَهَبَهُ اللَّهُ تَعَالَى فَهْمًا فِي كَلَامِهِ وَوَعْيًا عَنْ كِتَابِهِ وَتَبْصِرَةً فِي الْفُرْقَانِ وَإِحَاطَةً بِمَا شَاءَ مِنْ عُلُومِ الْقُرْآنِ</h3>
<p>“Ulama yang paling sempurna adalah orang yang diberikan anugerah oleh Allah Ta’ala berupa pemahaman terhadap firman-Nya, hafal Kitab-Nya, mengajarkannya, dan mengetahui ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya sesuai dengan apa yang Allah kehendaki.”</p>
<h2><strong>Al Qur`an Al Karim adalah Kalamullah, Lebih Mulia dari Seluruh Ucapan Selainnya</strong></h2>
<p>Imam Syafi’i <em>rahimahullah </em>menyatakan,</p>
<h3 style="text-align: right;">جَمِيعُ مَا تَقُولُهُ الْأُمَّةُ شَرْحٌ لِلسُّنَّةِ وَجَمِيعُ السُّنَّةِ شَرْحٌ لِلْقُرْآنِ وَجَمِيعُ الْقُرْآنِ شَرْحُ أَسْمَاءِ اللَّهِ الْحُسْنَى وَصِفَاتِهِ الْعُلْيَا</h3>
<p>“<em>Seluruh yang dikatakan (ulama) umat ini (tentang Hadist), hakikatnya merupakan penjelas As-Sunnah, sedangkan seluruh As-Sunnah merupakan penjelas Al-Qur`an, sedangkan seluruh isi Al-Qur`an adalah penjelas nama Allah yang terindah dan sifat-Nya yang paling sempurna.</em>”</p>
<p>Ada pula keterangan dari selain beliau yang menambahkan kalimat berikut.</p>
<h3 style="text-align: right;">وَجَمِيعُ الْأَسْمَاءِ الْحُسْنَى شَرْحٌ لِاسْمِهِ الْأَعْظَمِ وَكَمَا أَنَّهُ أَفْضَلُ مِنْ كُلِّ كَلَامٍ سِوَاهُ فَعُلُومُهُ أَفْضَلُ مِنْ كُلِّ عِلْمٍ عَدَاهُ</h3>
<p>“<em>Seluruh nama Allah yang terindah adalah penjelas nama-Nya yang teragung, dan sebagaimana firman-Nya lebih mulia dari seluruh ucapan selainnya, maka ilmu yang terkandung di dalam Al-Qur`an lebih mulia pula dari semua ilmu selainnya.</em>”</p>
<p><strong>Barangsiapa yang Dianugerahi Kefahaman yang Dalam tentang Al-Qur`an, Ia Benar-Benar Telah Dianugerahi Karunia yang Banyak!</strong></p>
<p>Allah Ta’ala berfirman,</p>
<h3 style="text-align: right;">أَفَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَىٰ ۚ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ</h3>
<p>“<em>Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar, sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal (baik) saja yang dapat mengambil pelajaran</em>.” (Q.S. Ara‘du: 19).</p>
<p style="text-align: right;">يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا  ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ</p>
<p>“<em>Allah menganugerahkan Al-Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al-Qur`an) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakal (baik)lah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)</em>” (Q.S. Al-Baqarah: 269).</p>
<p>Mujahid <em>rahimahullah </em>menafsirkan <em>Al-Hikmah </em>dalam ayat di atas dengan,</p>
<h3 style="text-align: right;">الفهم والإصابة في القرآن</h3>
<p>“Pemahaman (yang bagus) dan kebenaran dalam memahami Al-Qur`an.”</p>
<p>Muqatil <em>rahimahullah</em> pun menyampaikan hal yang semakna,</p>
<h3 style="text-align: right;">يَعْنِي عِلْمَ الْقُرْآنِ</h3>
<p>“(Al-Hikmah) maksudnya adalah ilmu Al-Qur`an.”</p>
<h2><strong>Apakah Penghalang Seseorang dari Memahami Al-Qur`an?</strong></h2>
<p>Sufyan bin ‘Uyainah menjelaskan firman Allah Ta’ala<em>,</em></p>
<h3 style="text-align: right;">سَأَصْرِفُ عَنْ آيَاتِيَ الَّذِينَ يَتَكَبَّرُونَ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ</h3>
<p>“<em>Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari ayat-ayat-Ku</em>” (Q.S. Al-A’raaf: 146). Beliau berkata,</p>
<h3 style="text-align: right;">أَحْرِمُهُمْ فَهْمَ الْقُرْآنِ</h3>
<p>“Aku akan halangi mereka dari memahami Al-Qur`an (sebagai hukuman bagi mereka.”</p>
<p>Sufyan Ats-Tsauri <em>rahimahullah</em> menyatakan di antara sebab seseorang tidak memahami Al-Qur`an adalah sibuknya hati memikirkan dunia, berikut ini pernyataan beliau.</p>
<h3 style="text-align: right;">لَا يَجْتَمِعُ فَهْمُ الْقُرْآنِ وَالِاشْتِغَالُ بِالْحُطَامِ فِي قَلْبِ مُؤْمِنٍ أَبَدًا</h3>
<p>“Tidak akan berkumpul di hati seorang mukmin selamanya antara memahami Al-Qur`an (dengan baik) dan sibuk memikirkan perhiasan dunia.”</p>
<p><strong>(<em>Ringkasan Muqaddimah Kitab Al-Burhan Fi ‘Ulumil Qur`an</em>)</strong></p>
<p><strong>[Bersambung]</strong></p>
<h2>Daftar Link Artikel Berseri:</h2>
<ol>
<li><a href="https://muslim.or.id/30120-kemuliaan-al-quran-al-karim-1.html">Kemuliaan Al Qur’an Al Karim (1)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/30170-kemuliaan-al-quran-al-karim-2.html">Kemuliaan Al Qur’an Al Karim (2)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/30202-kemuliaan-al-quran-al-karim-3.html">Kemuliaan Al Qur’an Al Karim (3)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/30559-kemuliaan-al-quran-al-karim-4.html">Kemuliaan Al Qur`an Al-Karim (4)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/30648-kemuliaan-al-quran-al-karim-5.html">Kemuliaan Al Qur`an Al Karim (5)</a></li>
</ol>
<p><strong>Penulis: <span class=""><span class="author xt-post-author"><a title="Posts by Sa'id Abu Ukkasyah" href="https://muslim.or.id/author/abu-ukkasyah" rel="author" data-slimstat-clicked="false" data-slimstat-type="2" data-slimstat-tracking="false" data-slimstat-callback="false">Sa’id Abu Ukkasyah</a></span></span><br>
Artikel: <a href="http://muslim.or.id">Muslim.or.id</a> </strong></p>
<h3>Ingin Belajat Menghapal Al Quran? Silakan Klik Tautan Berikut</h3>
<p><a href="https://muslim.or.id/12838-sekilas-tentang-kampus-tahfidz-yogyakarta.html"><img loading="lazy" class="alignnone wp-image-30389 size-medium" src="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/kampus-tahfidz-300x148.jpg" alt="" width="300" height="148" srcset="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/kampus-tahfidz-300x148.jpg 300w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/kampus-tahfidz.jpg 372w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px"></a></p>
 