
<p>Bagi orang yang memiliki kewajiban <em>sujud sahwi </em>kemudian lupa melakukannya, dalam hal ini bisa dirinci sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>
<strong>Pertama</strong>, Jika kewajiban<em> sujud sahw</em>i dilakukan sebelum salam maka kewajibannya gugur, sebagaimana disebutkan oleh Ibnul Mundzir dalam <em>Al-Ausath</em> (3/327) dan Ishaq bin Rahuyah,<em> ‘bahwasanya terdapat kesepakatan ulama dari kalangan tabi’in bahwa tidak ada kewajiban bagi orang yang lupa sujud sahwi untuk melakukan sujud sahw</em>i.’  (Dinukil dari <em>Mausu’ah Fiqhiyah Muyassarah</em> 2/199).<!--more-->
</li>
<li>
<strong>Kedua,</strong> Jika kewajiban <em>sujud sahwi</em> dilakukan setelah salam, dan baru teringat beberapa saat setelah salam maka tetap disyariatkan untuk <em>sujud sahwi</em>, meskipun sempat diselingi dengan dialog atau bahkan meskipun wudlunya sudah batal. (<em>Shahih Fiqh Sunnah</em> 1/466).</li>
</ul>
<p>Tim Dakwan Konsultasi Syariah<br>
Arsip <a href="https://konsultasisyariah.com">www.konsultasisyariah.com</a></p>
 