
<h4>Pertanyaan:</h4>
<p>Apa hukum membaca Al-Qur’an di masjid dengan suara keras yang mengganggu orang yang sedang shalat?</p>
<h4>Jawaban:</h4>
<p>Membaca Al-Qur’an di masjid pada kondisi yang dapat mengganggu orang lain seperti orang yang sedang shalat, belajar, maupun membaca Al-Qur’an, hukumnya adalah haram. Sebab, ia terjerumus dalam larangan Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>.<br>
Imam Malik meriwayatkan hadits dalam kitab <em>Al-Muwatha</em>’, dari Al-Bayadhi yaitu Farwah bin ‘Amr <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> suatu ketika pergi menemui para sahabat. Saat itu mereka sedang shalat dan mengeraskan suara bacaan shalat mereka. Beliau <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> pun menegur,</p>
<p style="text-align: right;">إِنَّ الْمُصَلِّيْ يُنَاجِيْ رَبَّهُ فَلْيَنْظُرْ بِمَا يُنَاجِيْهِ بِهِ وَلَا يَجْهَرْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ بِالْقُرْآنِ</p>
<p>“<em>Sesungguhnya orang yang shalat itu sedang bermunajat kepada Rabbnya. Maka hendaklah ia perhatikan apa yang dia pinta. Dan janganlah sebagian kalian mengeraskan bacaan Al Qur’annya sehingga mengganggu sebagian yang lain”.</em></p>
<p>Abu Dawud <em>rahimahullah</em> juga meriwayatkan hadits yang serupa dari Abu Sa’id Al-Khudri <em>radhiyallahu ‘anhu.</em><br>
***<br>
Diterjemahkan dari <em>Fatawa Arkanil Islam</em> karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, penerbit Muassasah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Al-Khairiyah, cetakan ketiga, tahun 1437 H, hal. 373</p>
<p>Penerjemah: Ummu Fathimah</p>
<p>Artikel Muslimah.or.id</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 