
<p><strong>Membangun Winning Team</strong></p>
<p>Tim, menurut Katz Enbach, adalah sekelompok kecil orang dengan  ketrampilan yang saling melengkapi, berkomitmen untuk tujuan yang sama  dan menentukan tujuan kinerja spesifik. Sebagai pemimpin tim Anda  mungkin Anda mewarisi atau membangun tim baru  di beberapa titik selama  karir Anda. Penting bagi  kesuksesan Anda untuk menghasilkan tim dengan  individu yang berbagi visi dan minat, menikmati bekerja satu dengan yang  lain dan memiliki sikap sebagai pemenang.</p>
<p>Artikel ini fokus pada lima area utama yang harus dipertimbangkan  oleh pemimpin tim atau manajer proyek saat mengelola tim yang sukses dan  produktif.<strong> </strong></p>
<p><strong>Membuat agenda tim </strong></p>
<p>Sebagai pemimpin tim, penting untuk menentukan agenda yang jelas  sebelum memulai proyek apapun. Anggota tim harus tahu dengan pasti apa  yang diharapkan mereka dalam tim dan bagaimana mereka harus berinteraksi  dengan yang lain untuk mencapai tujuan mereka. Melibatkan anggota tim  dalam mengembangkan agenda kapapun jika memungkinkan dan berkerja dengan  tim untuk merencanakan tindakan terhadap tujuan akan meningkatkan  interaksi antar pemimpin dan anggota tim. Hal ini juga akan memberikan  individu rasa memiliki dan tanggung jawab yang  pada akhirnya  meningkatkan minat mereka pada proyek.</p>
<p><strong>Memilih anggota tim yang  sesuai </strong></p>
<p>Penting untuk memilih orang yang tepat untuk setiap proyek. Individu  yang terpilih di masing-masing tim harus mampu berinteraksi dan  bekerjasama dengan yang lain dan disaat yang sama harus mampu bekerja  mandiri dan membuat keputusan penting. Sebagai seorang pemimpin, Anda  mewarisi tim yang sudah ada, Anda harus mengevaluasi masing-masing  anggota tim dengan seksama untuk mengetahui ketidakseimbangan dalam  struktur tim. Keahlian, pengalaman, dan ketrampilan individu harus  dipertimbangkan beserta ketrampilan sosial, mengelola individu, dan  kecerdasan emosional. Individu yang terpilih dalam tim harus memiliki  latar belakang atau pendidikan yang serupa untuk bisa bekerja dengan  yang lain tapi tidak begitu persis karena tidak memberikan nilai tambah  saat memberikan ide atau inovasi.</p>
<p><strong>Mengelola batasan tim </strong></p>
<p>Pemimpin tim bertanggung jawab untuk memonitor dan mengelola batasan  tim untuk menciptakan lingkungan yang dibutuhkan untuk sukses.  Beberapa  batasan tim meliputi pelanggan, keuangan, pasar dan kompetitor. Dengan  memonitor faktor-faktor ini secara konstan, pemimpin tim bisa menentukan  perubahan atau perbaikan apa yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan  perubahan permintaan konsumen, perubahan kompetitor atau pengaruh pasar  finansial. Membangun hubungan kunci dengan mereka yang ada di luar tim  adalah penting karena memungkinkan pemimpin untuk cepat memperhatikan  perubahan faktor –faktor ini dan merespon dengan tepat dan tepat waktu.</p>
<p><strong>Menilai keefektifan tim </strong></p>
<p>Ada tiga area kunci yang harus dipertimbangkan saat mengevaluasi  kinerja tim:</p>
<ol>
<li>Kinerja tim. Melibatkan penilaian efektivitas keputusan yang dibuat  dan untuk memastikan produk atau jasa yang diberikan memenuhi standar  klien.</li>
<li>Kepuasan tim. Ini merupakan tujuan penting yang seringkali diabaikan  oleh pemimpin tim. Pemimpin yang membiarkan timnya untuk membuat  keputusan dan bertanggung jawab atas keputusannya beserta keberhasilan  atau kegagalannya, membantu anggota tim untuk memuaskan kebutuhan  individu mereka.  Sebaliknya pemimpin tim yang hanya fokus pada output  dan mengabaikan ambisi dan kebutuhan karyawan menyebabkan tekanan dalam  tim.</li>
<li>Kemampuan adaptasi tim. Ini adalah faktor lain untuk dipertimbangkan  saat menilai keefektifan. Anggota tim yang sukses belajar dari  pengalaman dan dari waktu ke waktu mereka bisa mengantisipasi respon dan  tindakan rekan satu tim dan bereaksi dengan tepat untuk mendukung  tindakan mereka. Kurangnya kemampuan beradaptasi akan mengakibatkan tim  yang tidak efektif dengan hasil yang menurun.</li>
</ol>
<p><strong>Waspadai eliminator </strong></p>
<p>Eliminator adalah masalah yang bisa mencegah tim dari upaya dan  mencapai tujuannya. Kecemburuan dan hal negatif adalah beberapa dari  faktor ini. Anda bisa menggunakan sejumlah taktik agar bisa  menangani  masalah ini dengan efektif.</p>
<ul>
<li>Memuji anggota tim atas pencapaiannya dan menekankan bagaimana  mereka memberikan kontribusinya bagi kesuksesan tim di masa lalu dan  terus melanjutkannya ketika mengerjakan proyek baru. Sikap ini akan  mengurangi resiko kecemburuan kapanpun anggota baru yang memiliki  ketrampilan di masukkan ke dalam tim atau seseoarang yang baru  dipromosikan.</li>
<li>Beberapa orang lebih sinis daripada yang lainnya dan mereka  cenderung melihat sebagai gelas separo kosong. Mereka dengan cepat  menunjuk kekurangan tim saat dihadapkan dengan proyek yang menantang.  Untuk berhadapan dengan karyawan seperti ini, pastikan Anda menyoroti  pencapaian tim, kesuksesan perusahaan atau proyek dan bagaimana visi  yang jelas, perencanaan yang efisien dan tenaga yang terampil akan  menjamin kesuksesan di masa datang.  Menghadapi hal negatif dengan tegas  seperti sikap ini bisa merusak moral dan mengurangi produktivitas.    Sikap negatif itu menular.</li>
</ul>
<p>Sumber: www.bestmanagementarticles.com<br> Oleh: Team Building Training Materials</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com<br> Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 