
<p><span style="font-weight: 400;"> Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda: </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَجْرِهِ شَيْئٌ</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Siapa yang memberi buka puasa untuk orang yang berpuasa baginya pahala orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikitpun.” (HR at-Tirmidzi, dinilai shahih oleh at-Tirmidzi dari Zaid bin Khalid)</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;"> وَالْمُرَادُ بِتَفْطِيْرِهِ أَنْ يُشْبِعَهُ</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Yang dimaksud memberi buka puasa adalah makanan yang mengenyangkannya.”</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">(<em>al-Akhbar al-Ilmiyyah min al-Ikhtiyarat al-Fiqhiyyah</em> hlm 161, Dar al-‘Ashimah) </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hadits di atas menunjukkan kemurahan Allah Ta’ala.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hanya dengan memberi buka puasa kita bisa mendapatkan pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ada dua pendapat ulama tentang pengertian memberi buka puasa:</span></p>
<p><strong>Pertama:</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Memberi menu pembuka berupa beberapa butir korma, satu gelas teh hangat atau yang lain.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;"><strong>Kedua:</strong> </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Memberi satu paket lengkap makanan dan minuman yang bisa mengenyangkan orang yang berbuka puasa.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pendapat yang lebih tepat adalah pendapat kedua.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Makanan yang mengenyangkan dalam hal ini tidak harus berupa makanan siap saji namun boleh juga berupa bahan makanan yang digunakan untuk berbuka puasa. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Saat ini kesempatan mendapatkan pahala memberi buka orang yang berpuasa masih tetap terbuka lebar.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Semoga Allah menerima amal sedekah yang dilakukan oleh penulis dan semua pembaca tulisan ini. Aamiin.</span></p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
 