
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br>
Apakah mungkin bagi seorang muslim mengobati dirinya dengan dirinya sendiri dengan cara membaca dan meludah sedikit di air?<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<h2>Meruqyah Diri Sendiri</h2>
<p>Nabi <em>shalallahu ‘alaihi wa sallam</em> apabila merasakan sakit, meludah sedikit di tangannya (tiga kali) dengan membaca <em>Qulhuwallahu Ahad dan Mu’awwidzatain</em> (An Nas dan Al Falaq), beliau mengusap dengan kedua tangannya pada setiap kali apa yang bisa disentuh dari bagian tubuhnya ketika beliau <em>shalallahu ‘alaihi wa sallam</em> akan tidur, dimulai dengan kepala, wajah dan dadanya. Sebagaimana yang diberitakan Aisyah dalam hadis yang shahih. Jibril merquyah beliau di air ketika sakit dengan ucapannya, “<em>Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari setiap penyakit yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa atau ‘ain orang yang dengki, Allah akan menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku meruqyahmu.</em>” (tiga kali) dan <strong>ruqyah</strong> ini disyariatkan dan bermanfaat.</p>
<p>Nabi <em>shalallahu ‘alaihi wa sallam</em> membaca di air untuk Tsabit Qais dan memerintahkan menyiramkan air tersebut untuknya, sebagaimana Abu Daud meriwayatkan hal itu dalam <em>Ath-Thib</em> dengan isnad yang hasan, dan berbagai macam ruqyah lainnya selain ruqyah ini yang terjadi di masanya. Di antaranya bahwa beliau meruqyah sebagaian orang yang sakit dengan doa beliau, “<em>Ya Allah, Rab manusia, hilangkanlah penyakit dan sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan selain kesembuhan (yang berasal dari)Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit yang lain</em>.”</p>
<p>Sumber: <em>Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3</em>, Darul Haq Cetakan: VI. 2011.</p>
<p><strong>Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
<h3>Materi terkait ruqyah dan sihir:</h3>
<p>1. <a href="../hukum-hipnotis" rel="nofollow" target="_blank">Hipnotis Dalam Tinjaun Syariat</a>.<br>
2. <a href="../bolehkah-terapi-hipnotis-berhenti-merokok" rel="nofollow" target="_blank">Berhenti Merokok dengan Terapi Hipnotis</a>.<br>
3. <a href="../bolehkah-mempercayai-dukun-dan-paranormal" rel="nofollow" target="_blank">Percaya Pada Dukun dan Paranormal</a>.<br>
4. <a href="../apakah-suami-saya-terkena-guna-guna-wanita-lain" rel="nofollow" target="_blank">Suami Terkena Guna-guna</a>.<br>
5. <a href="../sulit-jodoh-akibat-guna-guna" rel="nofollow" target="_blank">Sulit Jodoh Akibat Terguna-guna</a>.<br>
6. <a href="../adakah-kaitannya-was-was-dengan-sihir" rel="nofollow" target="_blank">Adakah Kaitan Antara Was-was dengan Sihir</a>?<br>
7. <a href="../bolehkah-kita-menonton-acara-atraksi-sihir" rel="nofollow" target="_blank">Haramnya Menonton Atraksi Sulap</a>.<br>
8. <a href="https://konsultasisyariah.com/apa-hukum-jimat-bertuliskan-ayat-al-quran" target="_blank">Jimat Bertuliskan Alquran</a>.<br>
9. <a href="https://konsultasisyariah.com/apa-hukum-tulisan-al-quran-dibungkus-kain" target="_blank">Tulisan Alqiran Dibungkus Kain</a>.<br>
10. <a href="https://konsultasisyariah.com/bolehkah-mengobati-sihir-dengan-sihir" target="_blank">Mengobati Sihir dengan Sihir</a>.<br>
11. <a href="https://konsultasisyariah.com/adakah-khasiat-asmaul-husna" target="_blank">Khasiat Asmaul Husna</a>.<br>
12. <a href="https://konsultasisyariah.com/bolehkah-meruqyah-orang-kafir-dan-bolehkah-mengambil-upahnya" target="_blank">Me-<strong>ruqyah</strong> Orang Kafir</a>.</p>
 