
<p><span style="font-weight: 400;">Penggabungan antara dorongan (</span><i><span style="font-weight: 400;">targīb</span></i><span style="font-weight: 400;">) dan ancaman (</span><i><span style="font-weight: 400;">tarhīb</span></i><span style="font-weight: 400;">) sangatlah berguna mendorong seorang hamba untuk meraih janji dan pahala. Selain itu, juga berguna mendorong mereka untuk menjauhi ancaman dari Allāh. Hendaknya seorang hamba menempuh perjalanan menuju Allāh dengan memperhatikan dorongan dan ancaman sebagai dua hal yang beriringan tanpa menambah ataupun mengurangi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hal ini karena memperhatikan sisi dorongan dan janji semata akan merasa aman dari makar Allāh dan siksa-Nya. Hal ini sebagaimana orang yang sedang melakukan maksiat lalu ditegur, lalu ia beralasan, bahwa Allāh Maha Pengampun. Orang tersebut melupakan sisi ancaman.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sedangkan yang hanya memperhatikan sisi ancaman dan siksa saja, maka ia akan berputus asa dari rahmat Allāh dan ampunan-Nya. Padahal yang tertuntut dalam syari’at Islam adalah menggabungkan antara </span><i><span style="font-weight: 400;">targīb </span></i><span style="font-weight: 400;">dan </span><i><span style="font-weight: 400;">tarhīb</span></i><span style="font-weight: 400;">, serta</span> <span style="font-weight: 400;">harap</span> <span style="font-weight: 400;">dan</span> <span style="font-weight: 400;">takut.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Itulah isi </span><i><span style="font-weight: 400;">Al-Qur’</span></i><i><span style="font-weight: 400;">ā</span></i><i><span style="font-weight: 400;">n Al-Kar</span></i><i><span style="font-weight: 400;">ī</span></i><i><span style="font-weight: 400;">m</span></i><span style="font-weight: 400;">, di dalamnya tidak hanya terdapat penyebutan kabar gembira, janji, dorongan, pahala, dan surga namun juga terdapat penyebutan peringatan, ancaman, siksa dan neraka.</span></p>
<h4><span style="color: #ff0000;"><b style="line-height: 1.5;">Metode </b><b style="line-height: 1.5;"><i>Qur`</i></b><b style="line-height: 1.5;"><i>ā</i></b><b style="line-height: 1.5;"><i>n</i></b><b style="line-height: 1.5;"><i>ī</i></b><b style="line-height: 1.5;"> yang Paling Agung dan Paling Bermanfa’at Adalah Penyebutan Nama-Nama Allāh yang</b> <b style="line-height: 1.5;">Terindah dan Sifat-Sifat-Nya yang Termulia</b></span></h4>
<p><span style="font-weight: 400;">Terkadang di dalam Al-Qur`</span><span style="font-weight: 400;">ā</span><span style="font-weight: 400;">n, Allāh </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta‘ālā </span></i><span style="font-weight: 400;">menyeru orang-orang yang beriman agar mereka berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan dengan cara mengingatkan mereka kepada Rabb mereka, menyebutkan nama dan sifat-Nya serta hak-Nya yang agung atas hamba-hamba-Nya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ketahuilah bahwa metode </span><i><span style="font-weight: 400;">Qur’</span></i><i><span style="font-weight: 400;">ā</span></i><i><span style="font-weight: 400;">n</span></i><i><span style="font-weight: 400;">ī</span></i><span style="font-weight: 400;"> ini adalah metode yang paling agung dan paling bermanfa’at. Betapa tidak, seorang yang beriman kepada Allāh, ketika disebutkan tentang Rabb-nya, nama dan sifat-Nya, maka bertambah cinta, takut dan harap kepada-Nya, sehingga dengan tiga amalan penggerak hati ini terdoronglah ia dengan kuat untuk beribadah kepada-Nya dan mengesakan-Nya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Seluruh peribadatan adalah bentuk syukur kepada Allāh, pengagungan terhadap-Nya, bentuk kecintaan dan </span><i><span style="font-weight: 400;">taqarrub</span></i><span style="font-weight: 400;"> (mendekatkan diri) kepada-Nya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ibnul Qoyyim</span><i><span style="font-weight: 400;"> rahimahullah</span></i><span style="font-weight: 400;"> menjelaskan,</span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-weight: 400;">فكلما كان العلم به أتم كانت محبته أكمل</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Semakin sempurna ilmu tentang Allāh ,maka kecintaan terhadap-Nya pun semakin sempurna”.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ibnul Qoyyim</span><i><span style="font-weight: 400;"> rahimahullah</span></i><span style="font-weight: 400;"> dalam </span><i><span style="font-weight: 400;">Madarijus Salikin </span></i><span style="font-weight: 400;">hal. 420 menjelaskan,</span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-weight: 400;">أكمَل الناس عبوديَّةً المتعبِّد بجميع الأسماء والصِّفات التي يطَّلِع عليها البشَر، فلا تحجبه عبوديَّةُ اسمٍ عن عبودية اسمٍ آخَر</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Manusia yang paling sempurna peribadatannya adalah orang yang beribadah dengan melaksanakan tuntutan peribadatan yang terkandung dalam nama dan sifat Allāh yang diketahui oleh manusia, maka </span><b>tidaklah</b><span style="font-weight: 400;"> peribadatan yang tertuntut dari nama Allāh yang satu, menghalangi peribadatan yang tertuntut dari nama Allāh yang lainnya”.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa seseorang </span><b>tidaklah</b> <span style="font-weight: 400;">terhalangi dari melaksanakan tuntutan peribadatan dari nama </span><i><span style="font-weight: 400;">Al-</span></i><i><span style="font-weight: 400;">Ḥ</span></i><i><span style="font-weight: 400;">al</span></i><i><span style="font-weight: 400;">ī</span></i><i><span style="font-weight: 400;">m Ar-Ra</span></i><i><span style="font-weight: 400;">ḥī</span></i><i><span style="font-weight: 400;">m</span></i><span style="font-weight: 400;"> hanya karena ia melaksanakan tuntutan peribadatan dari nama </span><i><span style="font-weight: 400;">Al-Qod</span></i><i><span style="font-weight: 400;">ī</span></i><i><span style="font-weight: 400;">r</span></i><span style="font-weight: 400;">. Sesungguhnya kedua peribadatan tersebut tidak saling bertentangan.</span></p>
<p><b>[Bersambung]</b></p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah</p>
<p>Artikel Muslim.or.id</p>
[serialposts]
 