
<p>Mengapa orang memulai usaha kecil?</p>
<p>Motivasi yang paling sering untuk memulai bisnis adalah dengan  memungkinkan pengusaha mencapai kemandirian; uang adalah hal kedua.  Apakah ini mengejutkan? Alasan lainnya yang sering diutarakan adalah  peluang untuk menunjukkan jati diri, seseorang mengambil alih bisnis  keluarga, atau hanya sekedar ingin menjadi pengusaha. Tentukan motivasi  Anda.</p>
<p>Dalam konteks,  alasan apa yang ditawarkan orang untuk bergabung  dalam korporat yang besar? Untuk memilih karir pemerintahan? Kesatuan  kerja? Tentu saja, banyak orang yang menginginkan karir yang aman,  benefit yang bagus dan  karir yang bisa meningkat.</p>
<p>Tipe orang seperti apa yang memulai bisnis? Terkadang ketrampilan  mereka berbeda dari mereka yang bekerja untuk orang lain. Semakin  sukses, seorang pengusaha cenderung menjadi proaktif, asertif, dan  pengamat yang tinggi. Mereka efisien, mengutamakan mutu, dan ahli dalam  perencanaan dan prosedur. Sebagai operator bisnis, mereka berkomitmen  pada “hubungan” dengan karyawan, pelanggan, supplier, dan komunitas  mereka. Apakah ketrampilan atau ciri personal ini mengarah kesuksesan  secara profesional?</p>
<p>Kebanyakan pengusaha menilai kendali, kebebasan, fleksibilitas; dan  percaya-diri. Mereka biasanya menginginkan tanggung-jawab dan pemenuhan  personal. Kebanyakan pengusaha bukanlah “penjudi;” mereka memiliki  preferensi untuk mengelola resiko (Resiko keuangan yang terbesar yang  seperti apa yang akan Anda pertimbangkan?). Mereka selalu mencari  peluang, dan bersedia mengejarnya.</p>
<p>Ini adalah beberapa karakteristik umum. Bagaimana kita menerapkan  mereka agar sesuai dengan kita,  dan berkomitmen pada gaya hidup  pengusaha? Kita perlu bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan  sulit :</p>
<p>Apakah benar saya ingin memulai atau memiliki  usaha? Apa alasan  utama untuk terjun dalam bisnis? Motivasi harus dipertahankan dengan  kuat dari awal hingga akhir.</p>
<p>Adakah produk atau jasa yang sesuai dengan bakat atau hasrat saya?  Bagaimana saya menggunakan peluang? Sekitar 65%  dari bisnis awal adalah  pemula,  30% membeli bisnis yang sudah ada, dengan dipromosikan atau  dibawa dalam kepemilikan. Sekitar 11% bisnis beroperasi dibawah nama  franchise.</p>
<p>Apakah saya sudah siap? Mengapa Anda berpikir begitu banyak pengusaha  baru memulainya di usia 30 tahunan? Mungkin karena mereka memiliki  pengalaman untuk menjadi yakin, tapi masih cukup fleksibel untuk  mengambil resiko. Apakah menurut Anda pengusaha dilahirkan (dari orang  tua, tradisi etnis) atau diciptakan? Apakah ini cocok bagi Anda? Jika  demikian,  tentukan ketrampilan atau pengetahuan tambahan yang akan  meningkatkan kesiapan Anda.</p>
<p>Bagi kaum wanita dan minoritas,  ada pertimbangan tambahan yang  relevan dengan peluang kesuksesan mereka. Apakah mereka harus  melakukannya dengan “lebih baik”, atau kewirausahaan adalah manfaat yang  nyata? Apakah kerugian hanya terjadi di tahap awal?</p>
<p>Apakah saya memiliki struktur dukungan yang memadai? Jika Anda  memiliki pasangan, atau mengandalkan dukungan keluarga, pastikan mereka  mengerti pengorbanan dan tekanan yang akan muncul dalam hubungan mereka.</p>
<p>Bisakah saya menempatkan pengembangan bisnis ini untuk minat lain dan  tujuan untuk masa depan? Apakah saya bersedia mengambil tuntutan  kewirausahaa? Misa, bisakah saya bekerja sehari penuh seperti karyawan  perusahaan, kemudian sore harinya bekerja di kedai kopi milik saya dan  akhir pekan hingga bisnis saya bisa mendukung secara full-time? Ada  lebih banyak kehidupan dibandingkan kerja, dan memelihara keseimbangan  dan gaya hidup yang sehat bisa jadi tantangan bagi pekerja mandiri.</p>
<p>Bisakah saya  mengumpulkan sumber agar bisnis sukses? Apakah saya  menanggapi dengan baik setiap tekanan yang ada? Saat saya membuat bisnis  secara full time, bisakah saya hidup teratur tanpa gaji yang teratur,  jadwal kerja yang terprediksi, dan tanpa liburan dan benefit lainnya?  Bahkan setelah tahap awal, terkadang perhatian bisnis berakhir saat Anda  mengunci pintu saat waktunya tutup. Apakah saya siap dengan kemungkinan  dimana saya bisa kehilangan uang dan properti, dan merusak kesehatan  dan harga diri saya?</p>
<p>Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan  tersebut, hanya  yang terbaiklah yang merefleksikan perasaan Anda terhadap isu tersebut.  Hal serupa, jika perasaan Anda menunjukkan Anda tidak harus mengambil  langkah sebagai pengusaha, tentu ini bukanlah tanda kelemahan atau  kekurangan lainnya. Tapi ini adalah keputusan yang mencerminkan  keseimbangan kehidupan kerja terbaik untuk Anda.</p>
<p>Penulis: John B. Vinturella, Ph.D. memiliki pengalaman lebih dari 40  tahun sebagai konsultan manajemen dan stratejik, pengusaha, penulis, dan  profesor di perguruan tinggi. Selama 20 tahun tersebut, Dr. Vinturella  adalah pendiri perusahaan distribusi.</p>
<p>Sumber:  www.business-fromhome.com</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com</p>
<p>Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 