
<p><span style="font-weight: 400;">Fenomena <a href="https://muslim.or.id/42898-media-social-dalam-timbangan.html">internet dan sosial media</a> di zaman ini menyebabkan budaya, gaya, mode dan pemikiran menyebar begitu cepat dan diikuti oleh banyak orang dengan tersebarnya (viralnya) hal tersebut. Tidak luput juga kaum muslimin ikut-ikutan dengan budaya, gaya dan pemikiran tersebut. Apabila budaya dan pemikiran yang sesuai dengan ajaran Islam, maka tidak mengapa, seperti </span><i><span style="font-weight: 400;">trend</span></i><span style="font-weight: 400;"> teknologi dan sains, akan tetapi yang menyebar cepat dan menjadi viral cukup banyak yang bertentangan dengan agama Islam.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/42019-memilih-teman-pergaulan-saat-kuliah.html" data-darkreader-inline-color="">Inilah Tips Memilih Teman Pergaulan saat Kuliah</a></strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Seorang muslim itu harus punya prinsip, yaitu bersumber dari Al-Quran dan sunnah berdasarkan pemahaman para salaf. Dikarenakan punya prinsip, seorang muslim tidak mudah ikut-ikutan begitu saja, akan tetapi kembali kepada prinsip dalam Al-Quran dan sunnah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Berikut beberapa gaya atau trend yang digandrungi oleh masyarakat khususnya pemuda bahkan dianggap biasa dan dianggap tidak melanggar syariat, padahal hal tersebut melanggar syariat.</span></p>
<p><a href="https://muslim.or.id/3889-soal-137-hukum-tato.html"><span style="font-weight: 400;">1. Tato</span></a></p>
<p><span style="font-weight: 400;">2. Tindik/tepong/ <em>piercing</em></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">3. Berpakaian ketat bagi wanita</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">4. Ikut-ikutan <em>challenge</em> yang tidak bermanfaat dan terlihat bodoh/konyol</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;"> 5. dan lain-lainnya</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Berikut sedikit pembahasannya:</span></p>
<h2><span style="font-size: 21pt;">1. Tato</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Tato di zaman ini oleh sebagian orang mulai dianggap biasa saja, karena budaya dari luar dan bahkan pejabat pun ada yang memakai tato. Tato ini dilarang oleh Islam sebagaimana dalam hadits berikut.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَثَمَنِ الدَّمِ وَنَهَى عَنْ الْوَاشِمَةِ وَالْمَوْشُومَةِ وَآكِلِ الرِّبَا وَمُوكِلِهِ وَلَعَنَ الْمُصَوِّرَ</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melarang jual beli anjing dan jual beli darah , dan melarang orang yang mentato dan yang ditato dan pemakan riba, serta melaknat orang yang menggambar.” <strong>(HR. Al-Bukhari)</strong></span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/44592-teman-akrab-menjadi-musuh-di-hari-kiamat.html" data-darkreader-inline-color="">Teman Akrab Menjadi Musuh di Hari Kiamat</a></strong></p>
<h2><span style="font-size: 21pt;">2. Tindik/tepong/piercing</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Menindik telinga bagi wanita adalah hal yang wajar karena wanita berhias, akan tetapi menindik telinga bagi laki-laki adalah suatu hal yang aneh di zaman dahulu, karena berhias itu bukan sifat identik laki-laki, terlebih hal ini ditegaskan larangannya oleh ulama. Ibnu Abidin berkata,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;"><span style="font-weight: 400;">ثقب الأذن لتعليق القرط مِن زِينَةِ النساء</span><i><span style="font-weight: 400;">, </span></i><span style="font-weight: 400;">فلا يحل للذكور</span></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Menindik telinga untuk tempat anting adalah perhiasan bagi wanita dan tidak halal bagi laki-laki.”<strong> [</strong></span><strong>Raddul Muhtar, 27/81]</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian juga gaya dan trend yang menyerupai orang fasik di zaman ini seperti melakukan </span><i><span style="font-weight: 400;">piercing</span></i><span style="font-weight: 400;"> yang bukan pada tempat yang layak seperti di alis, di lidah, di pusar bahkan di daerah intim. Sangat tidak layak seorang muslim ikut-ikutan dalam hal ini.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/5605-hukum-memakai-celana-ketat-dalam-shalat.html" data-darkreader-inline-color="">Hukum Memakai Celana Ketat dalam Shalat</a></strong></p>
<h2><span style="font-size: 21pt;">3. Berpakaian ketat bagi wanita</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Gaya dan trend ini mungkin sejak dahulu sudah ada dan semakin nampak di zaman ini. Sebagian wanita muslimah merasa biasa saja ketika tidak berjilbab atau mungkij berjilbab tetapi memakai pakaian ketat, padahal hal ini dilarang keras dalam Islam dan ancamannya cukup keras yaitu tidak mencium bau surga.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: (1) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan (2) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal baunya dapat tercium dari jarak sekian dan sekian</span></i><span style="font-weight: 400;">.” <strong>[HR. Muslim]</strong></span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/21207-8-sifat-wanita-terbaik.html" data-darkreader-inline-color="">Inilah 8 Sifat Wanita Terbaik</a></strong></p>
<h2><span style="font-size: 21pt;">4. Ikut-ikutan <i>challenge</i> yang tidak bermanfaat dan terlihat bodoh/konyol</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Di zaman ini terkenal istilah <em>challenge</em> (tantangan) yaitu tantangan melakukan sesuatu kemudian pelakunya meng-upload gambara atau video ia melakukan <em>challenge</em> (tantangan) tersebut. Hanya saja kebanyakan <em>challenge</em> (tantangan) tersebut adalah hal-hal yang tidak bermanfaat bahkan hal-hal yang bodoh atau terlihat konyol. Hanya saja karena hal tersebut sedang viral dan menjadi ajang pembuktian eksistensi diri, maka banyak yang ikut-ikutan padahal ia tahu itu hal yang terlihat konyol.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Melakukan hal ini hanya buang-buang waktu saja dan tidak bermanfaat. Rasulullah<em> shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.</span></i><span style="font-weight: 400;">” <strong>[HR. Tirmidzi, shahih]</strong></span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-weight: 400;">Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan umatnya bahwa umat islam ada yang suka mengikuti orang non-muslim terutama Yahudi dan Nasrani, Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;">وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan ridha kepadamu sampai engkau mau mengikuti agama mereka.”</span></i><strong> (QS. Al-Baqarah: 120)</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sampai-sampai Nabi </span><span style="font-weight: 400;"><em>Shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> telah mengingatkan kelak bahwa akan ada dari umatnya yang mengikuti segala tindak tanduk orang yahudi dan nashrani, jika mereka masuk ke lubang dhab (semacam biawak gurun pasir), maka orang Islam akan mengikuti mereka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Rasulullah </span><i><span style="font-weight: 400;">Shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></i><span style="font-weight: 400;"> bersabda,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;">لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِي جُحْرِ ضَبٍّ لَاتَّبَعْتُمُوهُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ ه</span><br>
<i></i></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Sesunguhnya kalian akan mengikuti kebiasaan umat-umat sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sedepa demi sedepa, </span></i><b><i>sehingga seandainya mereka masuk lubang dhab (sejenis kadal), niscaya akan kalian ikuti,</i></b><i><span style="font-weight: 400;">” maka para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, (maksudmu) orang-orang Yahudi dan Nasrani?” (Jawab Rasulullah): “Siapa lagi?!”</span></i><strong> [HR. Bukhari &amp; Muslim]</strong></p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/657-memilih-pasangan-idaman.html" data-darkreader-inline-color="">Tips Memilih Pasangan Idaman</a></strong></span></li>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/43997-body-shaming.html" data-darkreader-inline-color="">Larangan Mengolok-olok Fisik Orang Lain (Body Shaming)</a></strong></span></li>
</ul>
</div>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian semoga bermanfaat</span></p>
<p> </p>
<p><span style="font-weight: 400;">@ Lombok, Pulau Seribu Masjid</span></p>
<p><strong>Penyusun: <span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/author/raehan" data-darkreader-inline-color="">Raehanul Bahraen</a></span></strong></p>
<p><strong>Artikel <span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="http://muslim.or.id" data-darkreader-inline-color="">www.muslim.or.id</a></span></strong></p>
 