
<p><strong>Kisah Muslim</strong> – Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “Sesungguhnya orang yang pertama kali diadili pada <a title="hari kiamat" href="http://kisahmuslim.com/orang-orang-yang-pertama-masuk-neraka" target="_blank"><strong>Hari Kiamat</strong></a> ialah seorang laki-laki yang mati syahid. Ia dihadapkan, lalu Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> mengingatkannya pada berbagai nikmat yang telah Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berikan kepadanya, dan ia pun mengakuinya. Lantas Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> bertanya, ‘Apa yang telah engkau perbuat dengan berbagai nikmat itu?’ Ia menjawab, ‘Saya telah berperang karena-Mu sehingga saya mati syahid.’ Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman, ‘Kamu bohongg. Kamu berperang agar namamu disebut-sebut sebagai orang yang pemberani. Dan ternyata kamu telah disebut-sebut demikian.’ Kemudian orang tersebut diperintahkan agar diseret pada wajahnya hingga dilemparkan ke dalam neraka.”</p>
<p>“Selanjutnya adalah orang yang mempelajari ilmu, mengajarkannya, dan membaca Alquran. Ia dihadapkan, lalu Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> mengingatkannya pada berbagai nikmat yang telah Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berikan kepadanya, dan ia pun mengakuinya. Lantas Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> bertanya, ‘Apa yang telah engkau perbuat berbagai nikmat itu?’ Ia menjawab, ‘Saya telah mempelajari ilmu, mengajarkannya, dan membaca Alquran karena-Mu.’ Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman, ‘Kamu bohongg. Akan tetapi kamu belajar agar kamu disebut-sebut sebagai orang alim dan kamu membaca Alquran agar kamu disebut-sebut sebagai seorang qari’, dan kenyataannya kamu telah disebut-sebut demikian.’ Kemudian orang tersebut diperintahkan agar diseret pada wajahnya hingga dilemparkan ke dalam neraka.”</p>
<p>“Kemudian seorang yang diberi keleluasan oleh Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> dan dikaruniai beragam harta benda, lantas ia dihadapkan, lalu Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> mengingatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatan Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> pada dirinya. Ia pun mengakuinya. Lantas Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> bertanya, ‘Apa yang telah engkau perbuat dengan berbagai nikmat itu?’ Ia menjawab, ‘Saya tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan yang Engkau buka melainkan pasti saya berinfak padanya karena-Mu.’ Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman, ‘Kamu bohong. Akan tetapi kamu melakukan hal tersebut agar kamu disebut-sebut sebagai orang yang dermawan. Dan kenyataan kamu telah disebut-sebut demikian.’ Kemudian orang tersebut diperintahkan agar diseret pada wajahnya hingga dilemparkan ke dalam neraka.”</p>
<p>Di dalam suatu riwayat Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em> membaca firman Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berikut:</p>
<p>“<em>Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan</em> .” (QS. Huud: 15-16)</p>
<p>Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah Cetakan 1</p>
<p><strong>Artikel <a title="cerita kisah cinta penggugah jiwa" href="http://kisahmuslim.com/" target="_blank">www.KisahMuslim.com</a></strong></p>
 