
<h2 style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baaz <em>Rahimahullah</em></strong></span></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Pertanyaan:</strong></span></h2>
<p>Apakah perbedaan antar mazhab yang empat? Adakah mazhab yang lebih baik dari yang lain?</p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Jawaban:</strong></span></h2>
<p>Semua mazhab yang empat menginginkan kebenaran. Mazhab Syafi’i, Maliki, Hanbali, dan Hanafi <em>Rahimahumullah</em> semuanya bertujuan mengikuti kebenaran sesuai petunjuk Alquran dan sunah Rasulullah <em>Shallahu ‘alaihi wa sallam</em>. Akan tetapi, sikap <em>ta’ashub</em> (fanatik terhadap mazhab tertentu -pent.) merupakan perbuatan yang tercela.</p>
<p>Adapun mazhab lain yang masyhur dikenal selain 4 mazhab ini adalah mazhab <em>az-Dzahiri. </em>Begitu pula dikenal mazhab yang lain seperti <em>al-Jaririyyah, al-Laitsiyyah, al-Sauriyah</em> (yang merupakan pengikut Sufyan at-Tsauri dan pengikut al-Laits ibn Jarir), juga mazhab <em>ar-Rahawiyyah</em> (namun saat ini tidak ada lagi) yang merupakan pengikut Ishaq bin Rahawiyyah.</p>
<p>Bagaimanapun, yang terpenting dalam bermazhab adalah mengikuti kebenaran. Mazhab yang empat, mazhab <em>az-Zahiriyyah</em> serta mazhab-mazhab sebelumnya (yang tidak lagi menjadi rujukan); semuanya bertujuan untuk mengikuti kebenaran. Kadangkala masing-masing mazhab berbeda pendapat tentang suatu perkara agama. Perbedaan yang alot namun sarat hikmah tersebut disebabkan karena semuanya merujuk pada dalil Alquran dan Assunah sehingga pada akhirnya mazhab-mazhab ini dikenal oleh umat di dunia. Bertambahlah pengikut masing-masing mazhab tersebut yang kemudian populer dalam beberapa perkara agama.</p>
<p>Pendapat satu mazhab terkadang berbeda pandangan dengan pendapat mazhab lainnya sebab kadangkala suatu dalil ada yang jelas bagi satu mazhab (maknanya -pent.), tetapi tersembunyi bagi mazhab lainnya.</p>
<p>Adapun perkara yang diperselisihkan merupakan perkara cabang (<em>furu’</em>) dan tidak ada perbedaan dalam permasalahan pokok (landasan agama atau <em>ushul)</em>. Akan tetapi, sikap <em>ta’ashub </em>terhadap suatu pendapat mazhab yang tertentu tanpa keyakinan akan kebenaran yang terkandung di dalamnya merupakan perbuatan yang tercela. Karena telah umum diketahui bahwa semua mazhab bertujuan mengikuti  kebenaran yang berpedoman pada petunjuk Alqur’n dan Assunah serta konsisten di bawah manhaj yang diajarkan oleh Rasulullah <em>Shallallahu ‘alaihi wa sallam.</em></p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/19504-metode-beragama-empat-imam-madzhab.html" data-darkreader-inline-color="">Metode Beragama Empat Imam Madzhab</a></strong></span></li>
<li><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/11475-jabat-tangan-dengan-wanita-dalam-pandangan-4-madzhab.html" data-darkreader-inline-color="">Jabat Tangan Dengan Wanita Dalam Pandangan 4 Madzhab</a></strong></li>
</ul>
</div>
<p>***</p>
<p><strong>Penerjemah: </strong><a href="https://muslim.or.id/author/fauzanhidayat"><span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><strong>Fauzan Hidayat,  S.STP., MPA</strong></span></a></p>
<p><strong>Artikel: <a href="https://muslim.or.id/"><span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color="">Muslim.or.id</span></a></strong></p>
<p> </p>
<p><strong>Sumber: </strong>https://binbaz.org.sa/fatwas/979</p>
 