
<p><strong>Hukum PD (Percaya Diri), Fatwa Syaikh Muhammad bin Ibrahim.</strong></p>
<p class="arab" style="text-align: right;">87- س:- قول من قال: تجب الثقة بالنفس؟</p>
<p>Pertanyaan ke-87 adalah tentang hukum perkataan yang mengatakan bahwa percaya diri itu adalah sebuah keharusan?</p>
<p><!--more--></p>
<p class="arab" style="text-align: right;">ج: لا تجب ولا تجوز الثقة بالنفس</p>
<p><strong>Jawaban Syaikh Muhammad bin Ibrahim</strong>,</p>
<p>“Percaya diri itu tidaklah wajib, bahkan <strong>tidak boleh</strong> (baca:<strong>haram</strong>).</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">في الحديث: وَلاَ تَكِلْني إلى نَفْسِيْ طرْفَةَ عَيْن.1</p>
<p>Dalam sebuah doa yang terdapat dalam hadits disebutkan, “<em>Ya Allah, janganlah Kau serahkan diriku kepada diriku sendiri meski hanya sekejap mata</em>” (HR Abu Daud, Ahmad, Ibnu Hibban dan dinilai hasan oleh al Albani dalam Sahih al Jami no 3382).</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">من يقوله؟! أَخشى أَن هذه غلطة منك؟! لا أَظن أَن انسانًا له عقل يقول ذلك، فضلاً عن العلم.….تقرير الحموية</p>
<p>Siapa yang mengatakan wajibnya percaya diri? Saya khawatir Anda salah   dengar dalam hal ini. Aku tidak menyangka ada seorang yang berakal  yang  mengucapkan hal tersebut, terlebih lagi orang yang berilmu” (Tanya   Jawab dalam <em>kajian kitab al Hamawiyyah</em>)</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">(1)	وجاء في حديث رواه أحمد: واشهد أنك ان تكلني إلى نفسي تكلني إلى ضيعة وعورة وذنب وخطيئة واني ان أثق إلا برحمتك</p>
<p><strong>Catatan Kaki:</strong></p>
<p>Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad disebutkan, “<em>Dan  aku  bersaksi sesungguhnya jika Kau serahkan diriku kepada diriku  sendiri  berarti Kau serahkan diriku kepada ketersia-siaan, memalukan,  dosa dan  kesalahan. Sesungguhnya aku hanya percaya kepada rahmat-Mu</em>”</p>
<p>Sumber: <em>Fatawa wa Rasai Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh 1/50, Maktabah Syamilah.</em></p>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<p>Tentang hukum PeDe perlu kita rinci:</p>
<p>a. Jika yang dimaksud dengan PD adalah tidak minder, berani tampil di   depan banyak orang dan hal-hal yang semisal maka tentu tidak mengapa.</p>
<p>b. Jika yang dimaksud dengan PD adalah mengandalkan kemampuan diri   sendiri dan tidak bergantung kepada Allah maka jelas hukumnya <strong>haram</strong>.</p>
<p>Artikel <a href="http://ustadzaris.com/">www.ustadzaris.com</a><br>
Dipublikasikan oleh: <a title="KonsultasiSyariah.Com" href="https://konsultasisyariah.com" target="_blank">KonsultasiSyariah.com</a></p>
 