
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;">:بسم الله و الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله، أما بعد</span></p>
<p style="text-align: left;"><strong>A. MUQODDIMAH</strong><br>
Seseorang, jika menghendaki suatu perkara dan bingung bagaimana nanti akibatnya, maka disunnahkan ia beristikharah kepada Allah, yaitu: memohon kepada Allah pilihan terbaik dari dua pilihan berupa: melakukan, atau meninggalkannya, dengan cara sholat sunnah Istikharah dua raka’at lalu berdoa dengan doa Istikharah, sebagaimana disebutkan dalam hadits Jabir Bin Abdillah As-Salami radhiyallahu ‘anhu [HR. Al-Bukhari , dan selainnya].</p>
<p>1. Hadits tentang Istikharah<br>
Sebuah hadits tentang Istikharah yang meliputi shalat Istikharah, dan doa Istikharah, diriwayatkan oleh Jabir Bin Abdillah As-Salami radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari kami istikharah untuk memutuskan segala sesuatu, (sebagaimana mengajari kami) surat dalam Alquran, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya):</p>
<p>Apabila salah seorang diantara kalian hendak melakukan sesuatu (yang samar/membingungkan), maka lakukanlah shalat (sunnah) dua roka’at, kemudian bacalah:</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;">اللَّهُمَّ إنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ , وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ , وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلا أَقْدِرُ , وَتَعْلَمُ وَلا أَعْلَمُ , وَأَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ , اللَّهُمَّ إنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (وَيُسَمِّي حَاجَتَهُ) خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ , وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ .</span></p>
<p align="LEFT"><em>Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu-Mu dan aku memohon kekuatan kepada-Mu (untuk memutuskan dan mengatasi permasalahanku) dengan Kemahakuasaan-Mu. Aku memohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu yang agung, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui, sedang aku tidak mengetahui dan hanya Engkau-lah Yang Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila (menurut pengetahuan-Mu) Engkau mengetahui bahwa urusan ini (hendaknya disebutkan urusannya) lebih baik bagiku dalam urusan agamaku, penghidupanku, dan akibatnya terhadap diriku -atau Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: …..duniaku dan akhiratku-, maka takdirkanlah untukku, mudahkanlah jalannya, kemudian berilah berkah untukku. Akan tetapi apabila (menurut pengetahuan-Mu) Engkau mengetahui urusan ini berdampak buruk bagiku dalam urusan agamaku, penghidupanku, dan akibatnya kepada diriku, -atau Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:….duniaku atau akhiratku-, maka jauhkan urusan tersebut dariku, dan jauhkan aku darinya, takdirkan kebaikan untukku dimana saja kebaikan itu berada, kemudian jadikanlah aku ridho dengan takdir tersebut.</em></p>
[HR. Al-Bukhari no.1162,6382 dan 7390, Abu Dawud no.1538, At-Tirmidzi no.480, An-Nasa`i VI/80, dan Ibnu Majah no.1383]
<p>2. Hukum Istikharah<br>
Ulama berijma’ (bersepakat) bahwa istikharah itu sunnah, dalil disyari’atkannya adalah hadits Jabir bin Abdillah As-Sulami radhiyallahu ‘anhu [HR. Al-Bukhari, dan lainnya] yang disebutkan di atas.</p>
<p>3. Hikmah disyari’atkannya<br>
Hikmah disyari’atkan Istikharah adalah merealisasikan peribadahan kepada Allah, memuji dan mengagungkan-Nya, menampakkan rasa butuh kepada-Nya, pasrah dengan menerima keputusan Allah dan pengaturan-Nya, ketergantungan hati kepada-Nya, meyakini Kemahakuasaan-Nya, serta Kemahabijaksanaan-Nya dalam upaya mendapatkan pilihan paling tepat yang mengandung kebaikan dunia dan akherat.</p>
<p>Sedangkan terrmasuk sebab yang paling besar untuk meraih hal itu adalah dengan shalat dan doa, karena didalam keduanya terdapat pengagungan dan pujian terhadap Allah, menampakkan rasa butuh kepada-Nya, baik dengan ucapan maupun perbuatan.</p>
<p>4. Keutamaan Istikharah<br>
Istikharah mengandung keutamaan yang besar, diantaranya:<br>
– Istikharah adalah ibadah yang sangat penting, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam semangat mengajarkannya kepada para sahabatnya<br>
Diantara keutamaan Istikharah yang terbesar adalah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu demikian semangatnya mengajarkan Istikharah kepada para sahabatnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas, artinya :<br>
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari kami istikharah untuk memutuskan segala sesuatu, (sebagaimana mengajari kami) surat dalam Alquran.</p>
<p>Hal ini menunjukkan bahwa Istikharah adalah ibadah yang sangat penting sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu semangat mengajarkannya kepada para sahabatnya, sebagaimana mengajari mereka surat dalam Alquran.</p>
<p>– Terkumpul dalam Istikharah berbagai macam ibadah<br>
Istikharah mengumpulkan berbagai macam peribadahan kepada Allah Ta’ala, seperti lisan berdoa, kedua tangan diangkat, hati berharap, berniat dengan ikhlas, merendahkan diri kepada Allah, merasa butuh kepada-Nya, meyakini Kemahakuasaan-Nya, dan bertawakakkal kepada-Nya, serta anggota tubuh melakukan gerakan sholat sesuai dengan Sunnah diiringi dengan kekhusyu’an hati. Jadi, Istikharah merupakan ibadah zhahir dan batin.</p>
<blockquote><p><em><strong>Kembali ke: Mukadimah <a href="https://muslim.or.id/41031-pernak-pernik-istikharah.html" target="_blank" rel="noopener">Pernak-pernik Istikharah</a></strong></em></p></blockquote>
<blockquote><p><em><strong>Lanjut baca: <a href="https://muslim.or.id/41038-pernak-pernik-istikharah-2.html" target="_blank" rel="noopener">Pernak-pernik Istikharah (Bag. 2)</a></strong></em></p></blockquote>
<p>—</p>
<p><strong>Penulis:</strong> <a href="https://muslim.or.id/author/abu-ukkasyah" target="_blank" rel="noopener">Sa’id Abu Ukkasyah</a><br>
<strong>Artikel:</strong> <a href="https://muslim.or.id/" target="_blank" rel="noopener">Muslim.or.id</a></p>
 