
<p>Untuk para jomblo yang belum juga punya tekad untuk menikah, silakan jawab pertanyaan hadits berikut.</p>
<p>Hadits ini disimpulkan oleh Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (11: 77) sebagai dalil yang menunjukkan KEUTAMAAN MENIKAH.</p>
<p>Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ</p>
<p>“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang shalih.” (HR. Muslim no. 1631)</p>
<p>Kenapa bisa disimpulkan oleh Imam Nawawi seperti itu?</p>
<p>Jawab sendiri deh para jomblo …</p>
<p>Doaku terus pada kalian agar segera naik pelaminan.</p>
<p>—</p>
<p>Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Artikel <a href="https://remajaislam.com" target="_blank">RemajaIslam.Com</a></p>
 