
<p>Saudaraku<br>
Pilih lah teman yang baik di Sosmed<br>
Agar ketika buka sosmed jadi optimis, senang dan ada sedikit hiburan<br>
Apabila temannya jelek, kita akan sesak, sempit dan membaca hal-hal yang bukan urusan kita sama sekali</p>
<p>Jangan ragu-ragu unfriend teman yang postingan sering membuat anda sesak, pesimis atau membuang waktu berharga anda karena postingannya jauh dari manfaat dan hanya membuat anda naik emosi tapi pasrah tidak bisa berbuat apa-apa, sedangkan tugas dan urusan di dunia nyata sangat banyak menanti</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/44592-teman-akrab-menjadi-musuh-di-hari-kiamat.html" data-darkreader-inline-color="">Teman Akrab Menjadi Musuh di Hari Kiamat</a></strong></p>
<p>Tidak mengapa juga mem-blokir orang yang “rusuh” di postingan anda, selalu menyakiti hati apabila dia komentar dan mengajak debat. Jangan sekali-kali anda layani, semakin dilayani ia semakin senang, karena itu tujuannya, yaitu mencari lawan untuk saling cela, saling maki dan menghabiskan waktu bersama untuk hal sia-sia.</p>
<p>Orang seperti itu kalau bukan “akun robot”, bisa jadi berarti orang yang tidak terlalu punya kontribusi dan manfaat berarti di dunia nyata. Di dunia nyata “tidak terlalu diakui” dan tidak ada kerjaan, maka “pelariannya” di dunia maya untuk mencari eksistensi (maaf, bukan mengeneralisir).</p>
<p>Sebagaimana di dunia nyata, di dunia maya pun kita diperintahkan mencari dan memilih teman-teman yang baik</p>
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;">ﺍﻟْﻤَﺮْﺀُ ﻋَﻠَﻰ ﺩِﻳﻦِ ﺧَﻠِﻴﻠِﻪِ ﻓَﻠْﻴَﻨْﻈُﺮْ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻣَﻦْ ﻳُﺨَﺎﻟِﻞُ</span></p>
<p>“ Seseorang akan sesuai dengan kebiasaan/sifat sahabatnya. Oleh karena jtu, perhatikanlah siapa yang akan menjadi sahabat kalian ”. [HR. Abu Daud &amp; Tirmidzi, shahih]
</p>
<p>Permisalan yang sangat bagus mengenai sahabat, yaitu sahabat dengan penjual minyak wangi dan bersahabat dengan pandai besi. Kita akan terpengaruh dan terkena dampaknya. Begitu juga dengan pertemanan di sosmed, kita akan terpengaruh banyak dengan postingan mereka. Perhatikan hadists berikut,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;">مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً</span></p>
<p>“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” [HR. Bukhari]
</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/42019-memilih-teman-pergaulan-saat-kuliah.html" data-darkreader-inline-color="">Cara Memilih Teman Pergaulan saat Kuliah</a></strong></p>
<p>Walaupun kita merasa sulit dipengaruhi oleh postingan kawan kita di sosmed, akan tetapi perlu diketahui bahwa pengaruh kawan itu tidak langsung, tetapi perlahan-lahan kita akan menyerupai sahabar kita, karenanya sebuah ungkapan Arab terkenal berbunyi:</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;">ﺍﻟﺼَّﺎﺣِﺐُ ﺳَﺎﺣِﺐٌ</span></p>
<p>“Sahabat (Lingkungan pergaulan) itu bisa menarik (mempengaruhi)”</p>
<p>Demikian lah, secara umum kita diperintahkan selalu bersama orang-orang yang baik dan jujur dalam keimanan.</p>
<p>Allah Ta’ala berfirman,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 21pt;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ</span></p>
<p>“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur).” [QS. At Taubah: 119]
</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/11975-soal-223-baru-ngaji-tapi-khawatir-terpengaruh-dengan-teman-teman-lama.html" data-darkreader-inline-color="">Baru Ngaji, tapi Khawatir Terpengaruh dengan Teman-Teman Lama</a></strong></span></li>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/46012-lemah-lembut-dengan-dengan-pelaku-kemaksiatan.html" data-darkreader-inline-color="">Sikap Mudarah dan Mudahanah Terhadap Kemaksiatan</a></strong></span></li>
</ul>
</div>
<p>Demikian semoga bermanfaat</p>
<p>@ Lombok, Pulau seribu Masjid</p>
<p><strong>Penyusun: <span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/author/raehan" data-darkreader-inline-color="">Raehanul Bahraen</a></span></strong></p>
<p><strong>Artikel <span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="http://muslim.or.id" data-darkreader-inline-color="">www.muslim.or.id</a></span></strong></p>
 