
<p>Anakku…<br>Memang ayah tak mengandungmu,<br>tα̇pi darahnya mengalir didarahmu, namanya melekat dinamamu…</p>
<p>Memang ayah tak melahirkanmu,<br>Memang ayah tak menyusuimu,<br>tapi dari keringatnyalah setiap tetesan yang menjadi air susumu…</p>
<p>Nak…<br>Ayah memang tak menjagaimu setiap saat,<br>tapi tahukah kau dalam do’anya selalu ada namamu disebutnya…</p>
<p>  <!--more-->  </p>
<p>Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar karena dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau merasa tak aman…</p>
<p>Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat bunda, karena kecintaannya dia takut tak sanggup melepaskanmu…</p>
<p>Dia ingin kau mandiri, agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua sendiri…</p>
<p>Bunda hanya ingin kau tahu nak…<br>bahwa…<br>Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda…</p>
<p>Anakku…<br>Jadi didirinya juga terdapat surga bagimu… Maka hormati dan sayangi ayahmu…<br>(copas)</p>
 