
<p>Miqot adalah waktu atau tempat di mana seseorang mulai berihram. Pembahasan ini perlu dipahami karena sebagian jamaah haji ada yang kurang tepat sehingga memulai ihram dari yang bukan tempatnya. Sebagaimana kasus yang kami bahas, banyak yang menganggap Jeddah sebagai miqot.     <!--more-->  </p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">Miqot ada dua macam:</span><br></strong></p>
<ol start="1">
<li>
<em>Miqot zamaniyah</em> yaitu bulan-bulan haji, mulai dari bulan Syawwal, Dzulqo’dah, dan      Dzulhijjah.</li>
<li>
<em>Miqot makaniyah</em> yaitu tempat mulai berihram bagi yang punya niatan haji atau      umroh. Ada lima tempat: (1) Dzulhulaifah (Bir ‘Ali), miqot penduduk      Madinah  (2) Al Juhfah, miqot      penduduk Syam, (3) Qornul Manazil (As Sailul Kabiir), miqot penduduk      Najed, (4) Yalamlam (As Sa’diyah), miqot penduduk Yaman, (5) Dzat ‘Irqin      (Adh Dhoribah), miqot pendudk Irak. Itulah miqot bagi penduduk daerah      tersebut dan yang melewati miqot itu.<em> </em>
</li>
</ol>
<p style="text-align: center;"> </p>
<p style="text-align: center;"><img loading="lazy" class=" size-full wp-image-2643" style="margin: 7px;" alt="miqot_ihram" src="https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2011/11/miqot_ihram.gif" height="653" width="500"></p>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<ol start="1">
<li>Penduduk      Makkah yang ingin berihram haji atau umrah, maka hendaklah ia ke tanah      halal, yaitu di luar tanah haram dari arah mana saja.</li>
<li>Tidak      boleh bagi seseorang yang berhaji atau berumroh melewati miqot tanpa ihram.      Jika melewatinya tanpa ihram, maka wajib kembali ke miqot untuk berihram.      Jika tidak kembali, maka wajib baginya menunaikan <em>dam (fidyah)</em>,      namun haji dan umrahnya sah. Jika ia berihram sebelum miqot, maka haji dan      umrahnya sah, namun dinilai makruh.</li>
</ol>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Miqot dari Jeddah</strong></span></p>
<p>Sebagian jama’ah haji dari negeri kita, meyakini bahwa Jeddah adalah tempat awal ihram. Mereka belumlah berniat ihram ketika di pesawat saat melewati miqot. Padahal Jeddah sudah ada sejak masa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, namun beliau tidak menetapkannya sebagai miqot. Inilah pendapat mayoritas ulama yang menganggap Jeddah bukanlah miqot.  Ditambah lagi jika dari Indonesia yang berada di timur Saudi Arabia, berarti akan melewati miqot terlebih dahulu sebelum masuk Jeddah, bisa jadi mereka melewati Qornul Manazil, Dzat ‘Irqin atau Yalamlam. Dalil penguat bahwa yang melewati daerah miqot, maka harus berihram dari tempat tersebut dan tidak boleh melampauinya adalah hadits,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;">هُنَّ لَهُنَّ وَلِمَنْ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ غَيْرِهِنَّ ، مِمَّنْ أَرَادَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ ، وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ فَمِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ ، حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ مِنْ مَكَّةَ</span></p>
<p>“<em>Itulah ketentuan masing-masing bagi setiap penduduk negeri-negeri tersebut dan juga bagi mereka yang bukan penduduk negeri-negeri tersebut jika hendak melakukan ibadah haji dan umroh. Sedangkan mereka yang berada di dalam batasan miqot, maka dia memulai dari kediamannya, dan bagi penduduk Mekkah, mereka memulainya dari di Mekkah</em>.” (HR. Bukhari no. 1524 dan Muslim no. 1181) (Lihat An Nawazil fil Hajj, 116-138 dan bahasan dorar.net). Yang tepat, Jeddah hanyalah miqot bagi penduduk Jeddah.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;"><em>– Perhatikan letak Jeddah adalah setelah Makkah jika berangkat dari Jakarta dan harus melewati miqot terlebih dahulu –<br></em></span></p>
<p style="text-align: center;"><img loading="lazy" class=" size-full wp-image-2644" alt="miqat_jeddah" src="https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2011/11/miqat_jeddah.gif" height="190" width="250"></p>
<p style="text-align: center;"> </p>
<p style="text-align: center;"><em>-bersambung insya Allah ke pembahasan: <strong>Amalan-amalan haji</strong>–</em></p>
<p style="text-align: center;">Agar memahami secara jelas skema ibadah haji, silakan download <a target="_blank" title="Skema Manasik Haji" href="hukum-islam/umum/3586-skema-manasik-haji.html" rel="noopener noreferrer"><strong>di sini</strong></a>.</p>
<p> </p>
<p>@ Ummul Hamam, Riyadh KSA</p>
<p>5 Dzulhijjah 1432 H (01/11/2011)</p>
<p><a target="_blank" title="Rumaysho.com" href="undefined/" rel="noopener noreferrer">www.rumaysho.com</a></p>
 