
<p>Perlu diketahui bahwa kadang pahala dilipatgandakan di sisi Allah boleh  jadi karena beberapa hal.   <!--more-->  </p>
<p><strong> <span style="color: #ff0000;">Pertama</span>: Kemuliaan tempat ketika dilaksanakannya amalan.</strong></p>
<p>Seperti kemuliaan negeri harom (Makkah dan Madinah). Oleh karena itu,  shalat di Makkah dan Madinah itu dilipatgandakan daripada masjid  lainnya.</p>
<p>Sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang shohih, Nabi shallallahu  ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalat di masjidku lebih baik dari 1000  shalat di masjid lainnya kecuali masjidil harom.” (HR Bukhari dan  Muslim)</p>
<p> <strong><span style="color: #ff0000;">Kedua</span>: Mulianya waktu dilaksanakannya amalan. Seperti dilaksanakan pada  bulan Ramadhan dan bulan Dzulhijjah.</strong></p>
<p>Maka sungguh janganlah lewatkan kesempatan memperbanyak amalan di bulan  Ramadhan. Silakan baca selengkapnya <a target="_blank" href="belajar-islam/amalan/3160-berlipatnya-pahala-amalan-di-bulan-ramadhan.html"><strong>di sini</strong></a>.</p>
<p> <strong><span style="color: #ff0000;">Ketiga</span>: Mulianya dan dekatnya orang yang mengamalkannya di sisi Allah</strong>,  serta begitu bertakwanya dia di sisi Allah. Sebagaimana pahala yang akan  didapati umat Islam lebih berlipat daripada umat sebelum umat ini  karena umat ini begitu mulia dari umat sebelumnya.</p>
<p>Berarti semakin ikhlas dan bertakwanya seseorang di sisi Allah, juga  semakin bertambah besar pahala yang ia peroleh. Contohnya adalah pahala  sedekah sahabat lebih besar dari umat lainnya karena mulianya mereka,  ikhlasnya mereka dan mereka lebih bertakwa di sisi Allah.</p>
<p> Demikian faedah saat safar ke Radio Swara Quran, Sukoharjo dari kitab  Lathoif Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali, terbitan al Maktab Al Islami,  hal. 269-271.</p>
<p> Sukoharjo, 28 Sya’ban 1431 H (8 Agustus 2010)</p>
<p>Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Artikel <a href="http://www.rumaysho.com/" target="_blank">www.rumaysho.com</a></p>
 