
<h2 class="TextBody" style="text-align: center;" align="center"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz <em>rahimahullah</em></span></h2>
<h3 class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;"><b>Pertanyaan:</b></span></h3>
<p class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Apakah yang perlu dilakukan oleh orang yang ketika waktu subuh memasuki masjid, apakah dia salat <em>sunnah</em> <i>tahiyatul</i> <em>masjid</em> dulu kemudian salat <em>sunnah</em> <i>qobliyah</i> subuh? Ataukah cukup baginya salat <em>sunnah</em> <i>qobliyah</i> <em>subuh</em>?</span></p>
<h3 class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;"><b>Jawaban:</b></span></h3>
<p class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Yang lebih utama adalah cukup salat <em>sunnah qobliyah subuh</em> saja, kerena 2 rakaat salat <em>sunnah qobliyah subuh</em> telah mewakili salat <em>tahiyatul masjid</em>. Sebagaimana salat <em>fardhu</em> telah mewakili salat <em>tahiyatul masjid</em>. Contohnya: jika Engkau datang ke masjid, sedangkan salat <em>fardhu</em> sedang dilaksanakan, maka Engkau langsung ikut melaksanakan salat <em>fardhu</em> bersama jama’ah. Sehingga hal tersebut juga telah mewakili salat <em>tahiyatul masjid.</em></span></p>
<p class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Yang diperintahkan oleh syariat adalah tidak boleh duduk di masjid kecuali telah melaksanakan salat 2 rakaat. Dengan demikian, maka salat <em>sunnah qobliyah subuh</em> telah mencukupi hal tersebut. Jika Engkau datang ke masjid, sedangkan orang-orang sedang melaksanakan salat <em>fardhu</em> berjamaah, lalu Engkau ikut melaksanakan salat <em>fardhu</em>, maka salat <em>fardhu</em> tersebut telah mencukupi perintah tersebut sehingga tidak perlu lagi salat <i>tahiyatul</i> <em>masjid</em>.</span></p>
<p class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Namun, apabila Engkau tetap mau melaksanakan salat <em>tahiyatul masjid</em> dulu, kemudian dilanjutkan dengan salat <em>sunnah qobliyah subuh</em>, maka ini hukumnya boleh-boleh saja. Akan tetapi, ini meninggalkan cara yang lebih utama. Yang lebih utama adalah cukup dengan 2 rakaaat salat <em>sunnah qobliyah subuh</em> saja, karena itu telah mewakili salat <em>tahiyatul masjid</em>. Dan juga Rasulullah <i>shallallahu ‘alaihi wasallam</i> dulu ketika subuh hanya melaksanakan 2 rakaat salat <em>sunnah qobliyah subuh</em> saja (kemudian salat <em>fardhu</em> subuh). Oleh karenanya, setiap salat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan ketika masuk waktu subuh maka itu adalah salat <em>sunnah qobliyah subuh</em>.</span></p>
<p class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Maka sekali lagi yang lebih utama adalah tidak menambah dari 2 rakaat. Apabila kita salat 2 rakaat dengan niat salat <em>sunnah qobliyah subuh</em>, maka juga mencukupi sehingga tidak perlu salat <i>tahiyatul</i> <em>masjid</em> lagi.</span></p>
<p class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Akan tetapi, jika Engkau salat <i>rawatib</i> di rumah, semisal salat <em>sunnah qobliyah subuh</em> di rumah, kemudian Engkau datang ke masjid sebelum <i>iqamah</i> dikumandangkan, maka pada saat itu Engkau salat <em>tahiyatul masjid</em> sebelum Engkau duduk. Karena pada saat itu Engkau tidak lagi memiliki kesempatan untuk salat <em>sunnah qobliyah subuh</em> dikarenakan telah melaksanakannya di rumah. Maka cukup engkau salat <i>tahiyatul</i> <em>masjid</em>, kemudian duduk.</span></p>
<p class="TextBody"><span style="font-family: georgia, palatino, serif;"><strong>Sumber</strong>: <a href="https://binbaz.org.sa/fatwas/17857/"><span class="InternetLink">https://binbaz.org.sa/fatwas/17857/</span></a></span></p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/61009-waktu-terbaik-untuk-shalat-subuh.html" data-darkreader-inline-color="">Waktu Terbaik untuk Shalat Subuh</a></strong></span></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/59314-menjaga-salat-subuh-secara-berjamaah.html"><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong>Menjaga Salat Subuh Secara Berjamaah</strong></span></a></li>
</ul>
</div>
<p class="TextBody"><strong><span style="font-family: georgia, palatino, serif;">Penerjemah: <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1010;" data-darkreader-inline-color="">Muhammad Bimo Prasetyo</span></span></strong></p>
<p><strong>Artikel: <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1010;" data-darkreader-inline-color="">Muslim.or.id</span></strong></p>
 