
<p><em>Suamiku…<br>
Dia adalah yang menaklukan hatiku ketika pertama memandang<br>
Dia adalah hadiah Ar Rahman kepadaku setelah kesabaranku menanti</em></p>
<p>Betapa sering dalam sujudku bermunajat<br>
Agar dianugerahi teman yang shalih<br>
Teladan dalam meniti hidup<br>
Yang menjaga rahasiaku<br>
dan<br>
Mengusap air mataku<br>
S’lalu berusaha mengembalikan senyuman<br>
Di bibirku</p>
<p>Dia lah suamiku<br>
Nahkoda bahteraku<br>
Dia adalah orang yang membangunkan di kelam malam<br>
Dengan setiap rakaatnya… kian bertambah cintaku padanya<br>
Dia tak kan nyenyak tidur ketika sakitku<br>
Dia membetulkan bacaan dan hapalan Al Quranku<br>
Bersama mempelajari hadits2 Al Mushthafa<br>
Dan menerapkan dalam setiap muamalah</p>
<p>Yang memaafkan salahku<br>
Dengan akhlak Nabi ia memperlakukanku<br>
Dialah teman dunia dan akhiratku</p>
<p>Ya Allah jagalah ia dan mudahkanlah urusanya<br>
Jauhkanlah ia dari fitnah dunia dan perhiasannya<br>
Sibukkan dia dengan cita2 akhirat dan jadikan dia ridha kepadaku<br>
Jasad kami fana di dunia ini.. maka jadikanlah cinta dan kasih sayang kami sepanjang masa hingga di surga</p>
<p>Segala puji bagiMu ya Rabb<br>
Yang telah menganugerahkan pria ini untukku<br>
Sungguh! Aku bersaksi kepadaMu bahwa<br>
Kucintakan dia di jalan Mu<br>
Jangan lah jauhkan aku dari dia<br>
Dan jadikanlah aku bidadarinya dunia dan akhirat</p>
<p>— </p>
<p>Puisi ini ditulis oleh Ustadz Abu Zubair Al Hawary, Lc. dengan sudut pandang seorang istri, sebagai nasehat baik bagi para suami dan juga para istri</p>
<p>Artikel Muslimah.Or.Id</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 