
<p>Saudaraku seiman yang semoga dirahmati Allah <em>Ta’ala</em>, mari kita renungkan, apabila ada seseorang yang menzalimi ibu Anda, orang tersebut adalah orang yang baik akhlaknya di masyarakat, muamalahnya bagus, tetapi dia hanya zalim kepada ibu anda saja. Bagaimana penilaian Anda terhadap orang tersebut? Tentu saja, Anda akan menilai orang tersebut buruk dan jelek, meskipun dia baik ke semua orang, kecuali kepada ibu Anda saja.</p>
<p>Nah, demikianlah orang yang melakukan kesyirikan kepada Allah <em>Ta’ala</em>, melakukan berbagai macam pelanggaran tauhid serta tidak menunaikan hak Allah <em>Ta’ala</em> di muka bumi, bahkan tidak beriman kepada Allah <em>Ta’ala </em>alias kafir. Meskipun dia baik ke semua orang, tetapi dia telah melakukan hal buruk kepada Allah <em>Ta’ala</em> karena telah melakukan kezaliman terbesar, yaitu kesyirikan.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" href="https://muslim.or.id/58749-kesyirikan-pertama-di-muka-bumi.html" data-darkreader-inline-color="">Kesyirikan Pertama di Muka Bumi</a></strong></p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> berfirman bahwa dosa syirik adalah dosa dan kezaliman terbesar,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;"><strong>وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ</strong></span></p>
<p>“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya, ‘Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar’.” <strong>(QS. Luqman: 13)</strong></p>
<p>Maksud dari kezaliman yang besar adalah kezaliman yang paling zalim, yaitu syirik. Ibnu Katsir <em>rahimahullah </em>menjelaskan,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;"><strong>أي : هو أعظم الظلم</strong></span></p>
<p>“Yaitu (syirik adalah) kezaliman yang paling besar.” <em><strong>(Tafsir Ibnu Katsir</strong><strong>)</strong></em></p>
<p>Dalam berbagai <em>nash</em> (dalil tegas) disebutkan dosa kesyirikan adalah dosa dan kezaliman yang terbesar.</p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> berfirman,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;"><strong>وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا</strong></span></p>
<p> </p>
<p>“Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” <strong>(QS. An-Nisa’: 48)</strong></p>
<p>Meskipun mereka (orang kafir) adalah orang yang baik akhlaknya dan bagus muamalahnya, akan tetapi Allah <em>Ta’ala</em> menyebutkan mereka adalah seburuk-buruk makhluk.</p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> berfirman,</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;"><strong>إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ</strong></span></p>
<p>“Sesungguhnya orang-orang yang kafir, yakni Ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik, (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. <strong>Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.”</strong> <strong>(QS. Al-Bayyinah: 6)</strong></p>
<p>Walau mereka seburuk-buruk makhluk, tentu kita tidak boleh menzalimi mereka, tetap bergaul dan bermuamalah yang baik selama mereka tidak mengganggu kita dan memerangi Islam.</p>
<p>Mungkin muncul pertanyaan, <em>“Mengapa ada orang kafir yang baik akhlaknya dan sering melakukan kegiatan sosial membantu sesama, lalu mati dalam keadaan kafir dan tidak beriman, lalu Allah memasukkan dia ke dalam neraka? Sepertinya tidak adil</em><em>.”</em></p>
<p><strong>Jawabannya</strong>:</p>
<p>Ini bahkan keadilan, karena dia telah zalim dan melakukan kesyirikan kepada Allah <em>Ta’ala</em>. Dia baik kepada manusia tetapi tidak baik terhadap penciptanya yang telah memberikan kehidupan, rezeki, dan segalanya kepadanya. Demikian juga bisa kita buat permisalan, apabila ada orang yang tidak daftar sekolah, dia ikut semua pelajaran dengan baik, apakah dia dapat ijazah? Tentu tidak, demikian juga orang kafir yang tidak beriman.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/58541-anggapan-sial-karena-suatu-pertanda-adalah-kesyirikan.html" data-darkreader-inline-color="">Anggapan Sial Karena Suatu Pertanda Adalah Kesyirikan </a></strong></span></li>
<li><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/57068-apakah-syirik-kecil-lebih-dahsyat-dari-dosa-besar.html" data-darkreader-inline-color="">Apakah Syirik Kecil Lebih Dahsyat dari Dosa Besar?</a></strong></li>
</ul>
</div>
<p>Demikian, semoga bermanfaat.</p>
<p>***</p>
<p>@ Lombok, Pulau Seribu Masjid</p>
<p><strong>Penyusun: <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" href="https://muslim.or.id/author/raehan" data-darkreader-inline-color="">Raehanul Bahraen</a></span></strong></p>
<p><strong>Artikel <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" href="http://muslim.or.id" data-darkreader-inline-color="">www.muslim.or.id</a></span></strong></p>
 